Terdampak COVID-19, Warga Kampung Akuarium Terima Bantuan Sembako

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Kepolisian menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona (COVID-19) di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 6 April 2020. ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

    Petugas Kepolisian menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona (COVID-19) di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Senin, 6 April 2020. ANTARA/HO-Ditresnarkoba Polda Metro Jaya

    TEMPO.CO, Jakarta -Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membagikan paket sembako bagi masyarakat sekitar Kampung Akuarium, Jakarta Utara. Pembagian sembako diberikan kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat wabah virus corona (COVID-19).

    "Warga yang menerima bantuan bahan pokok sebanyak 120 kepala keluarga," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Polisi Herry Heriawan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Senin, 6 April 2020.

    Herry mengatakan, pembagian bantuan bahan pokok tetap memberlakukan jaga jarak sesuai protokol Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk cegah penularan virus corona itu.

    Herry menuturkan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggandeng Yayasan Putra Peduli guna membagikan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang kehilangan penghasilan akibat penyebaran COVID-19.

    Setiap kepala keluarga mendapatkan paket bahan pokok berupa 20 mie instan, dua liter minyak goreng, 10 saset kopi, 5 kilogram beras, lima bungkus vitamin C, satu bungkus tolak angin, dan 20 saset minuman Energen.

    Saat pembagian, situasi keamanan kondusif di sekitar Kampung Akuarium. Pembagian paket sembako itu dipimpin Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Imam Rifai.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.