Gugus Tugas Corona Terima Pendaftaran Relawan, Terbanyak dari DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Relawan organisasi Pelmas BPD Bekasi GBI bersama Tagana Rajawali membagi-bagikan makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 April 2020. Pembagian makan gratis sebagai bentuk kepedulian terkait pendapatan dan orderan pengemudi ojol yang menurun akibat wabah Virus Corona. ANTARAFOTO/Suwandy

    Relawan organisasi Pelmas BPD Bekasi GBI bersama Tagana Rajawali membagi-bagikan makan siang gratis kepada pengemudi ojek online (ojol) di Bekasi, Jawa Barat, Kamis 2 April 2020. Pembagian makan gratis sebagai bentuk kepedulian terkait pendapatan dan orderan pengemudi ojol yang menurun akibat wabah Virus Corona. ANTARAFOTO/Suwandy

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah relawan corona yang telah mendaftar ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencapai 17.616 orang hingga Senin petang, pukul 17.00. Pendaftar terbanyak berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat.

    "Dari jumlah itu, 3.326 merupakan relawan medis, sementara 14.290 lainnya merupakan relawan non-medis," kata Ketua Relawan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Andre Rahadian saat sesi jumpa pers di Graha BNPB, Selasa 7 April 2020.

    Di samping DKI Jakarta dan Jawa Barat, para relawan juga ada yang berasal dari Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi, serta daerah lain di Indonesia. Namun Andre tidak menyebutkan jumlah relawan dari masing-masing provinsi.

    Para relawan medis telah ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan prioritas, salah satunya Rumah Sakit Darurat COVID-19 di Wisma Atlet, Jakarta.

    "Prioritas relawan medis ditempatkan di RS Wisma Atlet, RS Bintaro, RS khusus COVID-19 di Pulau Galang, dan RS lapangan di Jakarta," kata Andre.

    Koordinator Komunikasi Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Joannes Joko menjelaskan jumlah relawan kemungkinan mencapai 30.000 orang.

    "Dari Kementerian Pendidikan ada sekitar 15.000, belum lagi ada dari BUMN, jumlahnya kurang lebih ada 30.000," kata Joko.

    Gugus Tugas Penanganan Covid-19 akan menyatukan seluruh data relawan sehingga seluruh informasi terpusat pada satu pintu. Penyatuan data relawan, menurut dia, penting dilakukan agar penyaluran sumber daya dapat efektif dan tepat sasaran.

    Walaupun demikian, Andre dan Joko berpendapat seluruh masyarakat dapat berperan sebagai relawan membantu kelompok rentan dan yang membutuhkan pertolongan selama pandemi di lingkungan masing-masing.

    "Seluruh masyarakat Indonesia dapat menjadi relawan, yang sehat, yang punya kemampuan medis, agar menangani yang sakit. Ini saatnya kita semua menunjukkan peradaban bangsa kita, punya semangat solidaritas, gotong royong. Itu harus kita tunjukkan bersama-sama," tambah dia.

    Relawan telah membantu pemerintah menyalurkan makanan, minuman, vitamin, dan suplemen lain kepada para tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan serta pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di DKI Jakarta.

    Andre mengatakan masyarakat yang ingin turut serta bergabung sebagai relawan atau membutuhkan bantuan dapat menghubungi Desk Relawan Gugus Tugas Corona melalui surat elektronik center@relawangugascovid19.com atau telepon +628170774419.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.