Update Corona Jakarta: 1.443 Positif, 69 Sembuh, 141 Meninggal

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga berjalan di samping karangan bunga dukungan untuk tenaga medis dan staf Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020. Puluhan kiriman karangan bunga dari masyarakat berisi doa untuk tenaga medis agar terus sehat selama menangani pasien terinfeksi COVID-19 di Indonesia. ANTARA

    Warga berjalan di samping karangan bunga dukungan untuk tenaga medis dan staf Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso di Jakarta, Sabtu, 21 Maret 2020. Puluhan kiriman karangan bunga dari masyarakat berisi doa untuk tenaga medis agar terus sehat selama menangani pasien terinfeksi COVID-19 di Indonesia. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Situs resmi corona.jakarta.go.id mencatat hingga 7 April 2020 pukul 20.00 WIB, kasus terinfeksi virus Corona alias COVID-19 di Ibu Kota terus meningkat. Tercatat sebanyak 1.443 kasus pasien positif COVID-19 ditemukan di Jakarta.

    Dari angka itu, sebanyak 895 pasien masih dirawat, sementara 69 orang sudah sembuh dan 141 orang meninggal dunia. Situs itu juga menyebut ada 338 pasien positif corona yang mengisolasi diri secara mandiri.

    Berdasarkan situs itu pula, sebanyak 2.598 orang di Ibu Kota berstatus sebagai orang dalam pemantauan (ODP), dengan rincian 544 orang masih dipantau dan 2.054  orang telah selesai.

    Sementara itu, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga mencatat 2.254 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), di mana 1.035 orang masih dirawat serta 1.219  orang sudah pulang dan sehat.

    Secara akumulasi jumlah ODP dan PDP corona, Jakarta Selatan menempati posisi pertama dengan jumlah 648. Disusul oleh Jakarta Timur 538 orang, Jakarta Utara 478 orang, Jakarta Barat 412 orang, dan Jakarta Pusat 336 orang. Sisanya adalah luar DKI Jakarta 534 orang dan tidak diketahui sebanyak 1.906 orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.