Pasien Positif Corona di RS Wisma Atlet Tambah 26, Ini Rinciannya

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas beraktivitas di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Data tersebut berdasarkan catatan Rabu pagi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas beraktivitas di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Rabu, 25 Maret 2020. Data tersebut berdasarkan catatan Rabu pagi. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta -Jumlah pasien positif Corona atau COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Corona Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, bertambah 26 orang.

    Sehingga per hari ini, Rabu, 8 April 2020 jumlah total masyarakat yang menjalani perawatan di sana sebanyak 527 orang, yang terdiri dari ODP, PDP, dan pasien positif Corona. 

    "Pasien yang dirawat bertambah 12 orang, dari 515 orang menjadi 527 orang," ujar ujar Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) RS Darurat Corona Wisma Atlet, Laksamana Madya TNI Yudo Margono saat dihubungi, Rabu, 8 April 2020.

    Yudo menjelaskan, dari 527 orang yang menjalani perawatan dan isolasi sebanyak 318 di antaranya merupakan pasien positif Corona, lalu 150 orang berstatus PDP, dan 59 di antaranya adalah ODP. Para pasien yang menjalani perawatan di sana mayoritas merupakan rujukan dari berbagai macam rumah sakit swasta dari rumah sakit rujukan pemerintah. 

    Selain itu, ada pula 73 pasien dari jamaah tablig akbar Masjid Jami Kebon Jeruk, Jakarta Barat yang dirawat di Wisma Atlet. Mereka terinfeksi akibat tertular dari 3 orang jamaah yang ikut dalam tablig akbar tersebut pada 26 Maret 2020. 

    Per hari ini, menurut data dari corona.jakarta.go.id, jumlah masyarakat yang positif Corona di Indonesia mencapai 2.738 orang dengan 1.552 di antaranya berada di Jakarta.

    1Lalu sebanyak 221 orang atau 8 persen di dari total kasus COVID-19 nasional meninggal dunia dan 204 orang atau 7 persen dinyatakan sembuh dari virus ini. "Sebanyak 2.313 atau 85 persen di antaranya dirawat di rumah sakit," bunyi pengumuman di laman resmi milik Pemprov DKI tersebut. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.