Anies Baswedan Terima Bantuan Masker dan APD dari HIPMI Jaya

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum HIPMI Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla saat memberikan bantuan kepada Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

    Ketua Umum HIPMI Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla saat memberikan bantuan kepada Pemprov DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4/2020). (ANTARA/AstridFaidlatulHabibah)

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerima bantuan dari 
    Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) berupa masker kain dan alat pelindung diri (APD).

    Ketua Umum HIPMI Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla mengatakan bantuan tersebut merupakan sebagian dari hasil penggalangan yang dilakukan bersama Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) melalui situs kitabisa.com.

    “Hari ini kami HIPMI Jaya bersama APPI ingin menyumbangkan sebagian dana yang kita kumpulkan di kitabisa.com untuk Pemprov DKI Jakarta,” katanya dalam Konferensi Pers di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis 9 April 2020.

    Afifuddin berharap bantuan yang diberikan oleh HIPMI Jaya beserta APPI tersebut dapat berguna bagi masyarakat DKI Jakarta dalam meminimalisir penyebaran virus corona baru atau COVID-19.

    “Semoga bantuan ini berguna bagi masyarakat DKI Jakarta,” ujarnya tanpa merinci berapa besaran dana sumbangan tersebut.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih kepada Afifuddin dan pengurus APPI Jannes Silitonga atas kepeduliannya terhadap masyarakat Ibu Kota.

    “Saya ingin secara khusus berterima kasih kepada HIPMI Jaya dan pengurus APPI Jannes Silitonga. Insya Allah kita akan manfaatkan bantuannya,” kata Anies.

    Menurut Anies Baswedan, bantuan yang diberikan menjelang PSBB Jakarta tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia sangat peduli dan saling membantu untuk menangani pandemi COVID-19 ini. “Ini bukti bahwa kita semua bertanggung jawab dalam menghadapi permasalahan COVID-19 serta dampaknya ke aspek ekonomi dan sosial,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.