Kabar Baik PSBB, Anies: Paket Sembako Juga Bagi KTP Non Jakarta

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembagian sembako. ANTARA

    Ilustrasi pembagian sembako. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan bantuan paket sembako yang disediakan oleh pemerintah provinsi selama Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB tidak hanya diberikan kepada warga dengan KTP Jakarta, tapi juga kepada warga yang miskin dan rentan miskin yang tidak KTP Jakarta.

    Hal tersebut disampaikan Anies saat video telekonfernsi bersama pendakwah kondang Aa Gym.

    "Ini diberikan tidak melihat KTP nya, KTP Jakarta bagus, bukan KTP Jakarta bagus, mereka saudara sebangsa, tanggung jwab kita untuk memastikan tanggung jawab kita untuk mereka survive melewati masa sulit ini," ujar Anies dalam video yang diunggah di Youtube Aa Gym, Jumat 10 April 2020.

    Surat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kepada warga yang mendapat bantuan sosial selama pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Jakarta. Foto: Humas Pemprov DKI Jakarta.

    Anies mengatakan paket bantuan sembako selama masa PSBB yang dibagikan berisikan beras, daging ayam atau sapi, makanan ringan, mie instan, minyak goreng, sabun hingga masker. Bantuan tersebut dibagikan sekali seminggu, dengan jumlah penerima 1,2 juta keluarga miskin dan rentan miskin.

    Anies menyebutkan pembagian bantuan tersebut langsung diserahkan ke kampung-kampung warga dengan dikawal oleh pihak kepolisian dan TNI. Agar tidak menyebabkan kerumanan di tengah pandemi Covid 19.

    Kemarin di hari pertama penerapan PSBB, Anies menyebutkan Pemerintah DKI Jakarta telah mendistribusikan 40.000 paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. "Sekarang ini (didistribusikan) 20 ribu paket. Kemarin juga," katanya kemarin.

    Anies telah meneken Peraturan Gubernur DKI nomor 33 tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB Dalam Penanganan COVID-19 di Jakarta. Kebijakan pembatasan sosial di ibu kota bakal berlaku selama 14 hari, terhitung Jumat kemarin hingga 23 April 2020.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM, Polda Metro Jaya Tutup 10 Ruas Jalan Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

    Polisi menutup 10 ruas jalan di sejumlah kawasan DKI Jakarta. Penutupan dilakukan akibat banyak pelanggaran protokol kesehatan saat PPKM berlangsung.