Hari Pertama PSBB Bogor, Jumlah Kendaraan di Tol Jagorawi Turun

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 1 April 2020. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memprediksi adanya penurunan volume kendaraan mencapai 40 persen hingga 50 persen selama imbauan pemerintah untuk bekerja dan sekolah dari rumah dan penerapan soscial distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Jagorawi, Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 1 April 2020. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) memprediksi adanya penurunan volume kendaraan mencapai 40 persen hingga 50 persen selama imbauan pemerintah untuk bekerja dan sekolah dari rumah dan penerapan soscial distancing untuk mencegah penyebaran virus Corona. ANTARA/Yulius Satria Wijaya

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada hari pertama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bogor, jumlah kendaraan di Jalan Tol Jagorawi ke arah Bogor turun hampir separuhnya, Rabu 15 April 2020. 

    Penurunan jumlah kendaraan pada hari pertama PSBB Bogor itu disampaikan Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil setelah mendapat informasi dari PT Jasa Marga. 

    "Laporan dari Jasa Marga, intensitas kendaraan yang melewati pintu masuk tol Jagorawi itu sudah turun hampir 50 persen. Jadi sementara tujuan PSBB terlihat ada hasilnya di pagi ini," katanya dalam siaran pers Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Rabu.

    Ridwan Kamil mengatakan, kepolisian sudah mendirikan pos-pos penjagaan untuk memeriksa warga yang berkegiatan di jalan, warga yang melanggar ketentuan akan mendapat surat teguran.

    "Kepada mereka yang melanggar aturan, yaitu mereka yang tujuannya tidak jelas, bukan kelompok yang termasuk di delapan (profesi) zona pengecualian PSBB, seperti (bidang) logistik, pangan, kesehatan, itu nanti akan diberi surat peringatan yang disebut blangko teguran, seperti surat tilang," katanya.

    "Dengan resminya PSBB, maka sanksi itu sudah bisa dilaksanakan dengan baik. Ujung-ujungnya ada sanksi sesuai aturan. Ada kurungan badan, ada tipiring (tindak pidana ringan), denda, tapi itu di akhir. Di awal-awal kita beri surat teguran," kata dia.

    Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan bahwa disiplin warga sangat penting dalam pelaksanaan PSBB. "Butuh kedisiplinan, butuh dukungan, kesabaran. Pengin nanti bisa Lebaran? Supaya nanti bisa Lebaran, semuanya harus disiplin," katanya.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.