Langgar PSBB, Puluhan Pengendara di Tol Bekasi Disuruh Balik

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Perhubungan memantau kepatuhan pengendara di Gerbang Tol Bekasi Barat 1, dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perdana, Rabu, 15 April 2020. ANTARA/Andi Firdaus

    Petugas Dinas Perhubungan memantau kepatuhan pengendara di Gerbang Tol Bekasi Barat 1, dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) perdana, Rabu, 15 April 2020. ANTARA/Andi Firdaus

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan pengendara tertangkap melanggar ketentuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) saat melintasi pos pengawasan di Gerbang Bekasi Barat 1 Tol Jakarta Cikampek, Rabu siang.

    Hingga pukul 11.00, petugas Dishub setempat mencatat ada sedikitnya 50 pengendara yang terdeteksi melanggar ketentuan. 

    Pelanggar tersebut terdiri atas ketentuan suhu tubuh melebihi 38 derajat Celcius sebanyak tiga orang, tidak pakai masker 22 orang, dan angkutan barang lima kendaraan.

    "Yang paling banyak kesalahan pada formasi duduk. Masih ada yang duduk bersampingan di kursi depan," kata Kabid Dalops Dishub Kota Bekasi Ikhwanudin di Bekasi.

    Terhadap para pelanggar ketentuan PSBB Bekasi sebagian diarahkan untuk memutar balik arah kendaraannya ke dalam tol.

    Petugas juga memberikan teguran serta sosialisasi terhadap bahaya COVID-19 kepada setiap pelanggar.

    Ikhwan menambahkan pengawasan terhadap pengendara di hari perdana penerapan PSBB di wilayahnya hanya berlaku bagi kendaraan masuk ke wilayah Kota Bekasi. Pemilahan pendatang dilakukan aparat gabungan TNI, Polri dan Dishub di 32 titik lintas yang menjadi perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi dan Jakarta Timur.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.