Penyebab Wakil Wali Kota Sebut PSBB Bogor Hari 1 Banyak Bolong

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana lalu lints di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. Penerapan PSBB di Kota Bogor berlaku pada Rabu, 15 April 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Suasana lalu lints di Jalan Raya Pajajaran, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 14 April 2020. Penerapan PSBB di Kota Bogor berlaku pada Rabu, 15 April 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Bogor -Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menyerukan kepada warga untuk mematuhi aturan  penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Bogor  maksimal di Kota Bogor.

    "Dari hasil evaluasi pelaksanaan PSBB Bogor  hari pertama, Rabu kemarin 15 April 2020, masih banyak kelemahan dan kekurangan di sana-sini," kata Dedie A Rachim melalui telepon di Kota Bogor, Kamis, 16 April 2020.

    Menurut Dedie, Pemerintah Kota Bogor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor mengupayakan penerapan PSBB dapat berjalan lebih baik pada hari ini dan  berikutnya

    "Tahapannya harus terus-menerus memberikan penekanan kepada semua pihak agar mematuhi aturan yang ditetapkan sesuai penerapan PSBB," katanya.

    Dedie menjelaskan, kelemahan dan kekurangan yang masih banyak ditemukan adalah, belum pahamnya warga pengendara kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor, dalam hal konfigurasi penumpang. "Konfigurasi itu adalah menggunakan masker dan menjaga jarak fisik," katanya.

    Menurut Dedie, petugas lapangan yang bertugas di 10 titik "check point" di Kota Bogor juga masih banyak menemukan pelanggaran belum menggunakan masker dan jarak fisik di kendaraan umum.

    Petugas di titik "check point", kata dia, juga masih menemukan  warga yang tidak bertugas di sektor-sektor yang dikecualikan tapi masih bepergian menggunakan kendaraan.

    "Pada pelaksanaan PSBB, hari pertama masih diberikan toleransi dan diingatkan. Pada pelaksanaan PSBB mulai Kamis hari ini akan diberikan teguran tertulis, yang surat tegurannya di koordinasikan dengan Polresta Bogor Kota," katanya.

    Menurut Dedie, jumlah personil yang bertugas di 10 titik "check point" PSBB Bogor ada 300 personil gabungan dari Polri, TNI, dan Pemkot, yang bertugas dalam dua shift, pada pukul 06:00 WIB hingga 18:00 WIB.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.