Larangan Mudik, Polisi Tutup Tol Elevated Jakarta-Cikampek

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    Sejumlah pengendara mobil melintas di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek ('Japek Elevated'), Karawang Barat, Karawang, Jawa Barat, Senin, 23 Desember 2019. Memasuki H-2 Natal 2019 atau pada Senin pagi hingga siang arus kendaraan bermotor yang melintasi tol layang sepanjang 36,4 tersebut terpantau ramai lancar. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi melakukan berbagai langkah untuk menindaklanjuti instruksi larangan mudik Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Salah satu yang dilakukan Kepolisian Daerah Metro Jaya adalah menutup Tol Layang Jakarta - Cikampek mulai Kamis malam, 23 April 2020.

    "Tol elevated itu kami akan tutup mulai Kamis malam besok. Jadi baik yang dari Cikunir maupun dari arah tol kota untuk elevated, kami tutup," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo dalam konferensi pers online, Rabu, 22 April 2020.

    Sambodo mengatakan, selama ini tol layang hanya diperbolehkan untuk kendaraan non-truk alias kendaraan kecil saja. Tol ini juga telah menjadi jalur utama masyarakat Jabodetabek mudik ke kota-kota di Jawa Barat. Sehingga penutupan jalan tol akan memudahkan polisi mengawasi larangan mudik tersebut.

    "Sehingga semua kendaraan harus lewat bawah," kata Sambodo.

    Dalam pelaksanaan larangan mudik Lebaran 2020 ini, Polda Metro Jaya akan menempatkan 19 pos pantau di seluruh perbatasan Jabodetabek. Pos ini akan menjaga penyekatan akses keluar masuk masyarakat ke wilayah Jabodetabek.

    Masyarakat yang nantinya mencoba melintasi perbatasan Jabodetabek menggunakan kendaraan umum atau pribadi, akan diminta memutar balik dan tak diizinkan melintas. Hanya kendaraan pengangkut logistik yang diperbolehkan keluar masuk area Jabodetabek.

    Selain 19 pos tadi, Sambodo mengatakan seluruh Polsek di Jabodetabek yang wilayahnya berbatasan langsung dengan provinsi lain, juga akan membuat pos pemantauan serupa. Hal ini untuk menghindari masyarakat mudik menggunakan jalur tikus.

    "Semua Polsek yang memiliki jalur perbatasan, akan membuat pos pantau. Jadi pasti diawasi," kata dia.

    Sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020. Hal ini, dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Data terakhir menunjukkan kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 7.135.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berjemur dan Dampak Positifnya Bagi Mata

    Mata merupakan jendela dunia. Penggunaan gawai yang berlebihan bisa berbahaya. Oleh karena itu kita harus merawatnya dengan memperhatikan banyak hal.