Narapidana Sumbang APD untuk Penanganan Wabah Virus Corona

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang dokter berjalan di dekat alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Alat tersebut nantinya dapat melakukan tes virus corona hingga 1.300 sampel tiap harinya. ANTARA

    Seorang dokter berjalan di dekat alat tes swab virus Corona berupa Polymerase Chain Reaction diagnostic kit (PCR) di Laboratorium Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Jakarta, Senin, 6 April 2020. Alat tersebut nantinya dapat melakukan tes virus corona hingga 1.300 sampel tiap harinya. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah narapidana di lembaga pemasyarakatan menyumbang perangkat alat pelindung diri (APD) untuk penanganan virus Corona atau COVID-19. Alat ini diproduksi secara mandiri untuk masyarakat dan tenaga medis. 

    Sumbangan diberikan dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-56. “Dari warga binaan kami seluruh Indonesia untuk membantu penanganan Covid-19 berupa perlengkapan APD,” kata Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Nugroho, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 24 April 2020.

    Nugroho mengatakan ada sekitar 40 ribu perangkat APD berupa gaun, masker, face shield, penutup kepala, sepatu boots, cairan disinfektan, sarung tangan, hand sanitizer, serta tiang infus yang disumbangkan. Dari total yang diberikan, sebanyak 9.463 APD diserahkan ke Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran.

    Perangkat APD yang diserahkan ke RS Darurat Wisma Atlet adalah 500 gaun, 1.515 masker, 400 pelindung wajah, 450 cover shoes, 1.118 sarung tangan, dan hand sanitizer.

    Selain APD, warga binaan juga menyerahkan hasil produksi ketahanan pangan, seperti sayur, buah-buahan, dan hasil perikanan. Sumbangan ini khusus diberikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, juga narapidana yang sedang menjalankan asimilasi dengan kondisi yang membutuhkan. “Diharapkan dapat  membantu meringankan dampak dari pandemik virus Corona ini,” ucap Nugroho.

    FRISKI RIANA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    6 Rumor yang Jadi Nyata pada Kelahiran GoTo, Hasil Merger Gojek dan Tokopedia

    Dua tahun setelah kabar angin soal merger Gojek dengan Tokopedia berhembus, akhirnya penggabungan dua perusahaan itu resmi dan lantas melahirkan GoTo.