Update Corona DKI, RSD Wisma Atlet Isolasi 824 Pasien COVID-19

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2020. (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

    Tim dokter memeriksa awal pasien terkait wabah corona atau COVID-19 di ruang IGD Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Jakarta, Sabtu 28 Maret 2020. (ANTARA/HO/Tim Kesehatan Kogasgabdap Wisma Atlet)

    TEMPO.CO, Jakarta -Hingga Sabtu pagi, 25 Aptil 2020, sebanyak 824 orang tercatat diisolasi terkait COVID-19 di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat.

    Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono dalam keterangan tertulisnya mengatakan jumlah itu terdiri dari 498 pria dan 326 wanita.

    Adapun rincian pasien yang diisolasi di RSD Wisma Atlet adalah 701 orang positif COVID-19, 64 orang pasien dalam pengawasan (PDP), serta 59 orang dalam pemantauan (ODP). Jumlah pasien yang dirawat inap itu meningkat sebanyak 67 orang menjadi 824 jika dibandingkan kemarin yang berjumlah 757 orang.

    Penambahan jumlah juga terjadi untuk pasien yang positif terinfeksi COVID-19 sebanyak 34 orang, mulanya 667 orang menjadi 701 orang. Yudo menjelaskan, PDP jumlahnya hari ini berkurang 13 orang jika dibandingkan dengan kemarin, yaitu 77 orang menjadi 64 orang. Sementara itu, untuk ODP, tercatat peningkatan 46 orang sehingga saat ini total yang dirawat adalah 59 orang.

    Rumah sakit darurat Corona mulai beroperasi pada 23 Maret 2020 untuk mengantisipasi jumlah pasien Corona yang terus bertambah. RS menempati dua gedung Wisma Atlet dengan daya tampung sekitar 3.000 pasien.

    Fasilitas rumah sakit Wisma Atlet terdiri dari ruangan rawat inap dan juga ruangan untuk mengisolasi pasien COVID-19. Rumah sakit ini didesain untuk merawat pasien dengan kondisi ringan hingga sedang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.