Cerita 2 Warga Kuningan yang Minta Ditampung di GOR Karet Tengsin

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis memeriksa tunawisma di GOR Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 April 2020. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah GOR di DKI Jakarta untuk ditempati para tunawisma dan warga yang tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak virus Corona. ANTARA/Galih Pradipta

    Petugas medis memeriksa tunawisma di GOR Tanah Abang, Jakarta, Ahad, 26 April 2020. Pemprov DKI Jakarta menyiapkan sejumlah GOR di DKI Jakarta untuk ditempati para tunawisma dan warga yang tidak memiliki tempat tinggal akibat terdampak virus Corona. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua warga asal Kuningan, Jawa Barat meminta bantuan kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat agar dapat ditampung sementara di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

    Keduanya tidak dapat pulang baik ke kampung halamannya di Kuningan, maupun tempatnya bekerja di Pekanbaru, Riau dan terpaksa tertahan di Jakarta karena adanya larangan mudik oleh Pemerintah Pusat akibat COVID-19.

    "Keduanya sudah dua hari di Terminal Kampung Rambutan, mereka kerja di Pekanbaru, beberapa bulan lalu keluarganya di Kuningan dia pulang. Nah dari Kuningan kemarin dia mau balik lagi ke Pekanbaru. Tiba di Terminal Kampung Rambutan dan dua hari, dia di sana menunggu bus. Ternyata sudah dilarang. Gak ada lagi bus berangkat ke Sumatera," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat Ngapuli Parangin-angin saat dihubungi, di Jakarta, Senin, 27 April 2020.

    Akhirnya berbekal informasi dari petugas terminal bahwa ada tempat penampungan sementara di GOR Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, kedua warga Kuningan itu bergegas kesana sebagai solusi tempat tinggal sementara.

    "Inisiatif keduanya datang. Nah orang-orang seperti itu sesuai arahan pimpinan Pak Gubernur, Dinas Sosial, dan Walkot, kita tetap berikan pelayanan," kata Ngapuli.

    Ngapuli mengatakan sampai saat ini keduanya tetap difasilitasi di GOR Karet Tengsin, sembari Dinas Sosial beserta Pemkot Jakarta Pusat mencari solusi bagi kedua orang itu.

    "Iya sampai saat ini masih di situ (GOR Karet Tengsin), mungkin nanti kita bicarakan solusinya apakah nanti dia balik ke Kuningan atau seperti apa kita lihat situasinya nanti. Karena kalau ke Kuningan sudah tidak bisa," kata Ngapuli.

    Untuk diketahui, Pemerintah Kota Jakarta Pusat saat ini menjadikan GOR Karet Tengsin sebagai lokasi penampungan sementara untuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang terjaring dalam razia selama bulan Ramadan. Ngapuli mengatakan orang-orang yang terjaring dalam razia itu rata-rata memanfaatkan waktu Ramadan untuk mendapatkan bantuan dari masyarakat di tempat-tempat keramaian seperti kawasan Tanah Abang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.