Anies Baswedan Sebut Ada 362,3 ribu Orang Miskin di DKI pada 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga beraktivitas di Kampung Kerang Ijo, Muara Angke, Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019. BPS DKI Jakarta menyebut jumlah penduduk miskin di DKI mencapai 372.000 orang. ANTARA/Aprillio Akbar

    Warga beraktivitas di Kampung Kerang Ijo, Muara Angke, Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019. BPS DKI Jakarta menyebut jumlah penduduk miskin di DKI mencapai 372.000 orang. ANTARA/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, jumlah penduduk miskin di Ibu Kota mencapai 362,3 ribu orang pada 2019. Hal ini disampaikan saat membacakan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran 2019 dalam rapat paripurna DPRD DKI hari ini.

    "Atau 3,42 persen dari total penduduk DKI," kata Anies dikutip dalam salinan LKPJ, Selasa, 12 Mei 2020.

    Di hadapan anggota dewan, dia menuturkan, angka penduduk miskin di Jakarta berada di peringkat terendah dari 34 provinsi di Indonesia. Menurut dia, jumlah orang miskin secara nasional tahun lalu sebesar 9,22 persen.

    Hal ini sejalan dengan indeks pembangunan manusia (IPM) di DKI yang meningkat. Pada 2019, IPM berada di angka 80,76 atau naik dari tahun sebelumnya, yakni 80,47.

    "Hal ini mengindikasikan adanya kesempatan masyarakat di DKI Jakarta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan peningkatan pendapatan yang semakin membaik," jelas Anies.

    Angka penduduk miskin tahun lalu menurun ketimbang 2018 yang tercatat 372.260 orang. Jumlah lebih rendah ketimbang 2017 sebanyak 392.130 orang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?