Sepi Order karena Wabah Corona, Pegawai Konveksi Ditemukan Tewas

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    Ilustrasi tewas atau jenazah atau jasad. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kiki Permadi, 20 tahun, pegawai usaha konveksi di Ciledug, Tangerang ditemukan tewas di tengah wabah corona saat ini. Pemuda itu diduga stres karena usaha konveksi tempatnya bekerja tutup sementara karena sepi pesanan di masa virus corona. 

    "Konveksi tidak berjalan akibat situasi pandemi, akhirnya kontrakan untuk tempat menjahit tidak beroperasi dan sepi," ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota Kompol Abdul Rachim dalam keterangan tertulis, Senin, 18 Mei 2020. 

    Mengenai kronologi penemuan mayat, Abdul mengatakan berawal dari kecurigaan warga terhadap bau busuk dari dalam kamar kontrakan korban pada Sabtu malam, 16 Mei 2020. Warga kemudian membuka paksa pintu kamar dan mendapati korban yang sudah tewas tergantung di plafon dengan seutas kabel. 

    "Diperkirakan korban sudah meninggal sudah lebih dari seminggu. Mayat sudah membusuk dan terlihat belum ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan," kata Abdul. 

    Dari hasil keterangan para tetangga, korban belum lama menempati kamar tersebut. Ia merupakan perantau dari Padang yang bekerja di usaha konveksi milik saudaranya. Namun saat masa pandemi corona, usaha konveksi itu sepi pesanan dan korban tidak mendapatkan penghasilan. 

    CATATAN: Bantuan krisis kejiwaan atau tindak pencegahan bunuh diri di Indonesia, bisa menghubungi: Yayasan Pulih (021) 78842580.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.