Hari Pertama Lebaran 2020, Anies Ingatkan Warga Patuh PSBB

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berfoto dengan keluarganya saat merayakan ldul Fitri 1441 H di rumah. Instagram

    Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berfoto dengan keluarganya saat merayakan ldul Fitri 1441 H di rumah. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kembali mengingatkan warga untuk mematuhi kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di momen Lebaran 2020. Dia berharap warga bakal merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah bersama keluarga di rumah.

    Dengan begitu, aktivitas warga di Jakarta bisa kembali seperti sedia kala, bahkan menuju normal baru atau the new normal. "Karena kalau kita tidak disiplin, nanti susah kita bisa cepat kembalinya," kata Anies saat live di akun Instagram-nya, @aniesbaswedan, Minggu, 24 Mei 2020.

    Pagi ini Anies Baswedan berbagi cerita soal pengalaman pertamanya silaturahmi virtual dengan keluarga besar. Sebelum itu, dia terlebih dulu salat Id dan makan bersama keluarga inti dan ibunda, Aliyah Rasyid Baswedan, di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

    Mereka lalu bersiap-siap silaturahmi virtual melalui aplikasi Zoom untuk menyapa keluarga besar di berbagai penjuru. Silaturahmi virtual itu diikuti oleh keluarga besar Anies dari Cibubur, Rempoa, Bandung, Warung Buncit, bahkan Melbourne.

    ADVERTISEMENT

    "Hari ini jadi unik karena biasanya kalau kami lebaran salaman ketemuan langsung. Sekarang pertama kali nih kami lebaran jarak jauh," ucap dia.

    PSBB Jakarta berlaku sejak 10 April 2020 yang kini memasuki tahap ketiga hingga 4 Juni. Di Lebaran 2020, Anies melarang warga Ibu Kota mudik lokal ke Bodetabek. Warga di luar Jabodetabek yang ingin keluar-masuk Ibu Kota juga harus memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM). Tujuannya guna mencegah penularan virus corona meluas.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.