Lebaran 2020, Masih Ada Pemakaman dengan Protokol Covid-19

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia dengan 1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat memakamkan jenazah pasien Covid-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Sabtu, 16 Mei 2020. Juru Bicara Kasus Covid-19, Achmad Yurianto mengumumkan update terbaru jumlah kasus positif virus corona atau Covid-19 di Indonesia dengan 1.089 orang meninggal dunia. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemakaman jenazah dengan prosedur tetap atau protokol Covid-19 masih terjadi di hari pertama Lebaran 2020. Pemakaman tersebut berlangsung di Tempat Pemakaman Umum atau TPU Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat, Minggu, 24 Mei 2020.

    Mengutip Antara, di TPU Tegal Alur pada blok makam jenazah pasien Covid-19, tampak beberapa mobil ambulans jenazah dari Dinas Pemakaman DKI Jakarta mengantarkan peti jenazah baru yang akan dimakamkan. Petugas makam berpakaian alat pelindung diri (APD) lengkap dan mengambil peti jenazah dari ambulans.

    Petugas melakukan proses pemakaman kurang lebih 15 menit. Setelah selesai, keluarga diperbolehkan mendekati lokasi liang lahat.

    Salah satu petugas makam TPU Tegal Alur, Endang, mengatakan tetap melayani proses pemakaman jenazah baik umum maupun protokol Covid-19 di waktu Lebaran. Hingga pukul 12.00 WIB, petugas sudah memakamkan dua jenazah dengan protokol Covid-19. Beberapa saat kemudian, mobil jenazah muncul membawa peti jenazah baru.

    Biasanya, lanjut Endang, TPU Tegal Alur rata-rata memakamkan 15 jenazah dengan protokol Covid-19 dalam sehari. Namun Endang menyebut jumlah pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 sedikit menurun pada Mei.

    "Sekarang memang sudah menurun, tapi kita tetap siaga dan tidak ada libur. Semoga saja ini cepat berakhir," ujar Endang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Silang Pendapat tentang RUU PKS

    Fraksi-fraksi di DPR berbeda pendapat dalam menyikapi Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual atau RUU PKS. Dianggap rumit.