Lebaran, Pasien RS Darurat Corona Wisma Atlet Berkurang 50 orang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dokter dan tenaga medis memastikan kenyamanan dan keamanan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum memasuki ruang isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Jakarta, Jumat 15 Mei 2020. Dokter dan tenaga medis harus dipastikan keamanan APD, mulai dari memakai hingga melepas melalui prosedur yang ketat untuk menghindari tertular virus Covid-19, selain itu petugas medis juga memerlukan usaha yang besar karena harus menahan panas hingga buang air kecil selama kurang lebih 8 jam lamanya. TEMPO/Nurdiansah

    Dokter dan tenaga medis memastikan kenyamanan dan keamanan Alat Pelindung Diri (APD) sebelum memasuki ruang isolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Jakarta, Jumat 15 Mei 2020. Dokter dan tenaga medis harus dipastikan keamanan APD, mulai dari memakai hingga melepas melalui prosedur yang ketat untuk menghindari tertular virus Covid-19, selain itu petugas medis juga memerlukan usaha yang besar karena harus menahan panas hingga buang air kecil selama kurang lebih 8 jam lamanya. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasien rawat inap di RS Darurat Corona Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta berkurang 50 orang pada Minggu, 24 Mei 2020 pukul 14.00. Total pasien rawat inap menjadi 963 orang.

    Sebelumnya, pada pukul 08.00 Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kaskogabwilhan I) Mayor Jenderal Richard Tampubolon mengatakan jumlah pasien sempat berkurang 41 orang.

    "Untuk pasien berkurang 41 orang, dari 1.013 orang menjadi 972. Data yang digunakan adalah laporan tanggal 23 Mei pukul 08.00 WIB sampai dengan tanggal 24 Mei pukul 08.00," ujar Mayjen Richard Tampubolon saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu siang.

    Data terakhir pukul 14.00 menyatakan total pasien rawat inap berkurang di RS Darurat corona Wisma Atlet Kemayoran berkurang lagi 9 orang, sehingga menjadi 963 orang. Mereka terdiri dari 623 pasien laki-laki dan 340 pasien wanita.

    Sembilan orang pasien sembuh yang terakhir meninggalkan RS Darurat Corona Wisma Atlet karena dinyatakan telah negatif Covid-19 pada hari Lebaran itu terdiri dari 3 pasien pria dan 6 pasien wanita.

    Pasien rawat inap di Wisma Atlet yang sudah tes swab dan dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 700 orang.

    Pasien yang sudah dites cepat (rapid test) dan dinyatakan reaktif berjumlah 237 orang. Ada 20 orang pasien rawat inap berkategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 6 orang pasien rawat inap berkategori Orang Dalam Pemantauan (ODP).

    Sejak beroperasi pada 23 Maret 2020 sampai dengan 24 Mei 2020, sebanyak 1.875 pasien telah dinyatakan sembuh setelah dirawat di RS Darurat Corona Wisma Atlet.

    Ada pula 118 pasien RS Darurat Corona Wisma Atlet yang dirujuk menuju 16 rumah sakit rujukan COVID-19 lain di DKI Jakarta. Sebanyak 16 rumah sakit rujukan lain yang dimaksud itu adalah RSPAD Gatot Subroto (9 orang), RS Pelni (19 orang), RS Persahabatan (25 orang), RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso (3 orang), RSUP Fatmawati (8 orang), RS Pasar Minggu (13 orang), RS Mitra Keluarga (1 orang), RSUD Duren Sawit (12 orang), RS Polri Kramat Jati (2 orang), RSUD Tarakan (10 orang), RS Primer Jatinegara (2 orang), RS Angkatan Laut Mintoharjo (5 orang), RS St Carolus (1 orang), RS Pertamina (6 orang), RSUD Koja (1 orang), dan RS MMC Kuningan (1 orang).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Catatan Larangan Pemakaian Kantong Plastik di DKI Jakarta

    Pergub DKI Jakarta tentang larangan pemakaian kantong plastik berlaku 1 Juli 2020. Ada sejumlah sanksi denda dan pencabutan izin usaha bila melanggar.