Lebaran 2020: Wali Kota Tangerang Gelar Open House Secara Online

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wali Kota Tangerang, Arief memberikan teguran kepada warga untuk menjalankan protokol kesehatan saat keluar rumah. antaranews.com

    Wali Kota Tangerang, Arief memberikan teguran kepada warga untuk menjalankan protokol kesehatan saat keluar rumah. antaranews.com

    TEMPO.CO, Tangerang -Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah dan Wakil Wali Kota Sachrudin menggelar silaturahmi Idul Fitri atau Lebaran 2020 secara online (dalam jaringan) dengan masyarakat.

    Hal itu guna menyesuaikan dengan kondisi pandemi Corona dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB yang periodenya mencakup Lebaran 2020.

    Wali Kota Tangerang Arief R Wismahsyah dalam keterangannya, Senin, menuturkan perbedaan perayaan pada momen Idul Fitri 1441 Hijriyah ini diharapkan tidak mengurangi makna dan ketulusan hati untuk saling berma'af-maafan dan bersilaturahmi.

    "Atas nama Pemkot Tangerang, saya mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin," katanya,

    Ia menyebut momen Idul Fitri 1441 Hijriyah saat ini terasa berbeda, perayaan momen yang sebelumnya dipenuhi berbagai tradisi mulai dari salat idul fitri berjamaah di masjid atau lapangan terbuka hingga silaturahmi kini terpaksa berubah.

    Perubahan pada perayaan momen Lebaran 2020 kali ini juga turut dirasakannya yang tidak menggelar tradisi lebaran seperti biasanya.

    "Kami salat Id bareng keluarga saja di rumah , tentunya ini jadi yang pertama bagi kami dan sebagian besar muslim di dunia," ujar Arief.

    Selain melaksanakan salat Idul Fitri di rumah, pada lebaran tahun ini Wali Kota juga meniadakan tradisi gelar griya alias open house yang sebelumnya rutin diselenggarakan setiap tahun pada momen Idul Fitri.

    "Untuk open house ditiadakan, kita ganti jadi Halal Bi Halal Online bersama jajaran Pemkot Tangerang. Untuk masyarakat umum, kita lakukan melalui sosial media. Karena kondisinya kan sedang PSBB dan anjuran physical social distancing," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.