New Normal di Jakarta, Polda Metro Jaya Tunggu Pemprov DKI

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi protokol kesehatan di Pasar Pagi Asemka, Jakarta Barat, Rabu, 27 Mei 2020. Sosialisasi protokol kesehatan di sektor niaga tersebut untuk menuju tatanan normal baru sehingga masyarakat dapat dan terbiasa menjalankan protokol yang telah ditetapkan pemerintah. ANTARA

    Anggota Ditsamapta Polda Metro Jaya melakukan sosialisasi protokol kesehatan di Pasar Pagi Asemka, Jakarta Barat, Rabu, 27 Mei 2020. Sosialisasi protokol kesehatan di sektor niaga tersebut untuk menuju tatanan normal baru sehingga masyarakat dapat dan terbiasa menjalankan protokol yang telah ditetapkan pemerintah. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Polda Metro Jaya segera menyiapkan prosedur penanganan untuk mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan saat era New Normal.

    "Besok rencana kita akan rapat dengan para Kapolres karena memang yang dikedepankan di sini adalah mengawasi dari TNI maupun Polri," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus di Mako Polda Metro Jaya, Rabu, 27 Mei 2020.

    Terkait skema pengerahan dan jumlah personel Polda Metro Jaya yang akan diturunkan, Polda Metro Jaya masih menunggu kebijakan dari Pemprov DKI Jakarta.

    "Berapa kekuatan yang dipersiapkan untuk pengamanan dan tempatnya di mana aja, kita masih menunggu juga dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena ketua gugus tugasnya adalah Pemprov DKI," ujarnya.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan akan mengerahkan pasukan TNI dan Polri ke 1.800 titik di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota untuk mendisiplinkan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan demi menuju kondisi normal baru.

    "Mulai hari ini akan digelar oleh TNI dan Polri, pasukan untuk berada di titik-titik keramaian dalam rangka mendisiplinkan, lebih mendisiplinkan masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan sesuai PSBB. Akan digelar di 4 provinsi dan 25 kabupaten kota mulai hari ini," kata Presiden Jokowi, di Stasiun MRT Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

    Presiden Jokowi juga meninjau Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat dan Mal Summarecon, Bekasi untuk meninjau kesiapan penerapan prosedur standar normal baru di sarana publik dan sarana perniagaan.

    Berikut adalah daftar provinsi, kabupaten dan kota yang akan dijaga oleh pasukan TNI/Polri menjelang New Normal:

    Provinsi:
    1. DKI Jakarta, 2. Jawa Barat, 3. Sumatera Barat, 4. Gorontalo.

    Kabupaten/kota
    1. Kota Pekanbaru,
    2. Kota Dumai,
    3. Kabupaten Kampar,
    4. Kabupaten Pelalawan,
    5. Kabupaten Siak,
    6. Kabupaten Bengkalis,
    7. Kota Palembang,
    8. Kota Prabumulih,
    9. Kota Tangerang,
    10. Kota Tangerang Selatan,
    11. Kabupaten Tangerang,
    12. Kota Tegal,
    13. Kota Surabaya,
    14. Kota Malang,
    15. Kota Batu,
    16. Kabupaten Sidoarjo,
    17. Kabupaten Gresik
    18. Kabupaten Malang,
    19. Kota Palangkaraya,
    20. Kota Tarakan,
    21. Kota Banjarmasin,
    22. Kota Banjar Baru,
    23. Kabupaten Banjar,
    24. Kabupaten Barito Kuala,
    25. Kabupaten Buol.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.