Saran Pengamat Soal New Normal di Transportasi Publik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota TNI memberikan imbauan pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 kepada penumpang KRL menjelang pemberlakuan aturan new normal, di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    Anggota TNI memberikan imbauan pendisiplinan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 kepada penumpang KRL menjelang pemberlakuan aturan new normal, di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2020. ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno, mengatakan transportasi publik harus segera mempersiapkan protokol kesehatan untuk menghadapi era new normal atau kenormalan baru di tengah wabah virus corona.

    Menurut dia, yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19, penyakit yang disebabkan infeksi virus corona adalah tetap selalu menggunakan masker dan datang lebih awal ke halte atau stasiun untuk menghindari kepadatan.

    "Jika kendaraan umum sudah penuh, gunakan kendaraan umum selanjutnya," kata Djoko melalui keterangan tertulis, Jumat, 29 Mei 2020.

    Safety distance atau jarak aman saat di dalam kendaraan umum saat duduk, berdiri, mesti dijaga 1,5-2 meter. Pengelola transportasi umum juga harus memberikan marka jaga jarak tempat duduk atau lantai untuk memudahkan pelaksanaannya.

    Selain itu, pemeriksaan suhu penumpang dan staf sebelum masuk kendaraan juga wajib dilakukan. Penumpang atau staf yang suhunya tinggi atau sakit harus istirahat di rumah dan menjalani isolasi diri, serta memeriksa ke dokter.

    Pengelola pun wajib menjaga kebersihan dan disinfektan kendaraan secara rutin. Di bagian ruang pengemudi dibuatkan pembatas plastik atau mika supaya pengemudi terlindungi, rajin cuci tangan, memakai disinfektan, dan jangan menyentuh wajah dengan tangan. "Jika batuk, ditutupi dengan lengan anda, jangan dengan tangan Anda," ujarnya.

    Sedangkan, untuk konsep new normal di transportasi udara tak jauh berbeda dengan transportasi darat seperti selalu memakai masker, jaga jarak, pemeriksaan suhu dan lainnya. Selain itu, jaga jarak saat duduk dalam pesawat juga harus diperhatikan dengan mengosongkan satu antara dua orang. "Kecuali untuk keluarga atau satu rumah, bisa berdampingan duduknya."

    Jika penumpang pesawat mau ke toilet perlu ijin, supaya tidak antri ramai berdiri di depan toilet. Ada pembagian peralatan kesehatan, misalnya disinfektan, masker, pembagian makanan yang sudah di packing, supaya higienis terjaga.

    Kemudian pembagian minuman dalam botol, supaya higienis terjaga, memakai kaos tangan untuk karyawan, agar menjaga kebersihan. Dilakukan disinfektan airport dan dalam pesawat secara rutin. "Saat check in, di depan meja pengecekan ada pembatas plastik atau mika."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    11 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa ubi jalar yang dianggap remeh ternyata banyak mempunyai manfaat. Berikut sejumlah manfaat ubi jalar.