PSBB Belum Selesai, Penumpang KRL Melonjak 14 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon penumpang menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI melaporkan volume pengguna KRL saat pembatasan operasional di hari Lebaran 2020 turun 90 persen dibanding tahun sebelumnya, hal itu merupakan imbas dari pembatasan jam operasional yaitu pada pagi hari pukul 05.00 - 08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 - 18.00 WIB.  ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    Calon penumpang menunggu Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin 25 Mei 2020. PT Kereta Commuter Indonesia atau KCI melaporkan volume pengguna KRL saat pembatasan operasional di hari Lebaran 2020 turun 90 persen dibanding tahun sebelumnya, hal itu merupakan imbas dari pembatasan jam operasional yaitu pada pagi hari pukul 05.00 - 08.00 WIB dan sore hari pukul 16.00 - 18.00 WIB. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta -Jumlah penumpang KRL Commuter Line melonjak sebesar 14 persen pada Selasa, 2 Juni 2020, walaupun status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gelombang ke-3 belum selesai. Hal ini sempat mengakibatkan penumpang berdesak-desakan di salam kereta pagi tadi. 

    "Pagi ini volume pengguna KRL tercatat 85.092. Jumlah ini meningkat 14 persen dibandingkan pada waktu yang sama pada Senin 18 Mei lalu, sebagai hari pertama kerja setelah akhir pekan di tengah masa PSBB," ujar VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba dalam keterangan tertulisnya, Selasa. 

    Anne memprediksi lonjakan jumlah penumpang akan terus terjadi hingga Senin pekan depan atau saat PSBB gelombang ke-3 telah selesai. Untuk mengantisipasi penumpang berdesak-desakan, PT KCI pun memberlakukan penyekatan dari mulai pintu masuk stasiun. 

    Ia mengatakan pihaknya juga melakukan penyekatan di koridor stasiun menuju ke peron dan penyekatan sebelum masuk peron. Dengan cara ini, petugas bisa mengontrol jumlah penumpang yang akan naik hanya 50 persen dari kapasitas maksimal kereta. 

    "Untuk memberikan alternatif bagi pengguna, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan juga menyediakan bus gratis dari Stasiun Bogor dengan tujuan kawasan Sudirman Dukuh Atas," kata dia. 

    Seperti diketahui, PSBB gelombang 3 di Jakarta akan selesai pada 4 Juni 2020. Sebagai gantinya, pemerintah dikabarkan akan mulai menerapkan the New Normal alias tatanan hidup baru. Dengan aturan ini, pusat perbelanjaan, transportasi, hingga lokasi hiburan dapat kembali beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan. 

    Konsep the New Normal ini pertama kali diumumkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai cara agar masyarakat bisa berkompromi, hidup berdampingan, dan berdamai dengan Covid-19 sehingga tetap produktif. Alasannya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan meski kurva kasus positif Covid-19 menurun, virus Corona tidak akan hilang.

    Mengenai konsep protokol kesehatan yang PT KCI akan terapkan di massa New Normal, Anne belum dapat membeberkannya. "Soal itu akan kami update siang ini," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.