3.748 Calon Jemaah Haji Tangerang Batal Berangkat Tahun ini

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu malam, 17 Agustus 2019. Sebanyak 410 jemaah haji kloter pertama tiba perdana di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta setelah menunaikan ibadah haji dengan menumpang pesawat Saudi Arabia Airlines SV 5606. ANTARA

    Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu malam, 17 Agustus 2019. Sebanyak 410 jemaah haji kloter pertama tiba perdana di Tanah Air melalui Bandara Internasional Soekarno Hatta setelah menunaikan ibadah haji dengan menumpang pesawat Saudi Arabia Airlines SV 5606. ANTARA

    TEMPO.CO,Tangerang-Sebanyak 3.748 calon jemaah haji asal Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang batal berangkat haji tahun 2020 ini menyusul adanya Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020, tentang pembatalan keberangkatan jemaah haji 1441 H atau 2020.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang Dedi Mahpudin mengatakan 2.048 jumlah calon jemaah haji tahun 2020 di Kabupaten Tangerang memang batal berangkat tahun ini. "Namun ditunda karena para calon jemaah haji tetap dapat berangkat ke tanah suci pada 2021 mendatang," ujarnya Selasa 2 Juni 2020.

    Dedi yakin calon jemaah haji memahami kondisi ini karena keputusan ini berlaku bagi calon jamaah haji di seluruh Indonesia. Beberapa alasan terkait dengan pembatalan itu juga terkait dengan pandemi Covid-19, serta kebijakan terkait penyelenggaraan ibadah haji oleh pemerintah Saudi Arabia.

    Rencananya, kata Dedi, pemberangkatan pertama haji tahun ini pada tanggal 26 Juni nanti. Artinya, waktu tinggal beberapa hari lagi dan sampai sekarang belum ada kepastian dari kerajaan Saudi Arabia." Makanya tidak akan mungkin selesai administrasi penyelenggaraannya, kan masih banyak yang harus diurus," ujarnya.

    Kemendag Kabupaten Tangerang, kata Dedi, segera menyiapkan konsep edaran ke Kepala KUA dan kelompok bimbingan haji, terkait adanya keputusan dari pemerintah tentang peniadaan penyelenggaraan haji tahun ini.

    Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang, Badri Hasun mengatakan 1.700 calon jamaah haji asal Kota Tangerang pun tertunda keberangkatannya pada tahun ini. "Karena kerajaan Arab Saudi tidak membuka. Dan kami yakin niat umat muslim di Kota Tangerang sudah di catat sebagai amal saleh," ujar Selasa, 2 Juni 2020.

    Badri menjelaskan terkait informasi penundaan tersebut pihaknya akan melakukan koordinasi dan menyampaikan keseluruhan calon jemaah haji asal Kota Tangerang, untuk teknisnya akan dibahas terlebih dahulu.

    Menurut Badri, semua calon jemaah haji asal Kota Tangerang sudah menyelesaikan administrasi dan bahkan sebagian sudah menyelesaikan vaksin meningitis. "Seharusnya memang saat ini para calon tamu Allah akan mengikuti pelatihan manasik haji, namun berhubung ditunda keberangkatannya maka ditiadakan," kata Badri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.