Menjelang New Normal, Keuskupan Agung Jakarta Bersiap Buka Gereja

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Damkar melakukan penyemprotan disinfektan di Gereja Katedral Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020. PSBB Jakarta akan berakhir pada 4 Juni besok dan rencananya akan memasuki fase new normal. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Petugas Damkar melakukan penyemprotan disinfektan di Gereja Katedral Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020. PSBB Jakarta akan berakhir pada 4 Juni besok dan rencananya akan memasuki fase new normal. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Keuskupan Agung Jakarta mempersiapkan pembukaan gereja menjelang diberlakukannya new normal usai Pembatasan Sosial Berskala Besar alias PSBB Jakarta yang berakhir hari ini.

    Sekretaris Keuskupan Agung Jakarta Adi Prasojo mengatakan, pihaknya memastikan kesiapan peribadatan sehubungan dikeluarkannya surat edaran Menteri Agama.

    "Kami sedang mematangkan protokol peribadatan dalam masa tatanan normal baru (new normal) yang sedang disusun," ujar Adi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu, 3 Juni 2020.

    Keuskupan Agung Jakarta juga akan memastikan kesiapan setiap paroki dalam menjalankan protokol peribadatan internal tersebut.

    Persiapan tersebut dilakukan dengan seksama mengingat wilayah pelayanan Keuskupan Agung Jakarta terdiri atas DKI Jakarta, Tangerang dan Bekasi.

    "Karena itu sebagai bagian dari memastikan kesiapan paroki-paroki tentu perlu dilihat sesuai dengan surat edaran Menteri Agama, yaitu izin dari kepala daerah serta Satuan Gugus Tugas setempat. Itu yang sedang kami lakukan, kami komunikasikan dengan paroki," ujar dia.

    Keuskupan Agung Jakarta perlu memastikan kesiapan paroki-paroki untuk menjalankan protokol peribadatan, diantaranya sarana dan prasarana rumah ibadah, sumber daya manusia.dan mitigasi risiko.

    "Pada waktunya apabila protokol peribadatan sudah siap dan paroki-paroki sudah siap, tentu kami akan mulai membuka rumah ibadah sesuai dengan protokol yang diarahkan oleh pemerintah," katanya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan RUU Perlindungan Data Pribadi

    Pembahasan RUU Perlindugan Data Pribadi sedianya sudah berjalan sejak tahun 2019. Namun sampai awal Juli 2020, pembahasan belum kunjung berakhir.