Anies Sebut Ada 5 Prinsip yang Harus Dipatuhi di Masa Transisi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga beraktivitas di dekat rumah dengan pagar wilayah RW 07 di Kecamatan Tambora, yang merupakan wilayah zona merah COVID-19 di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. Tiga wilayah di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, akan diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal atau PSBL yang melibatkan Rukun Warga (RW) dengan kasus penyebaran positif Covid-19 yang tinggi. TEMPO/ Hilman Fathurrahman W

    Warga beraktivitas di dekat rumah dengan pagar wilayah RW 07 di Kecamatan Tambora, yang merupakan wilayah zona merah COVID-19 di Jakarta, Kamis, 4 Juni 2020. Tiga wilayah di Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, akan diterapkan Pembatasan Sosial Berskala Lokal atau PSBL yang melibatkan Rukun Warga (RW) dengan kasus penyebaran positif Covid-19 yang tinggi. TEMPO/ Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, ada lima prinsip yang harus ditaati warga Ibu Kota selama menjalani masa transisi.

    "Ini berlaku untuk seluruh wilayah," kata Anies saat konferensi pers secara virtual, Kamis, 4 Juni 2020.

    Prinsip pertama adalah hanya warga sehat yang boleh beraktivitas di luar rumah. Anies mengingatkan agar warga yang merasa tidak sehat dan bugar untuk tinggal di rumah.

    Kedua, maksimal jumlah penghuni ruangan hanya 50 persen dari total kapasitas. Ini berlaku untuk kegiatan apa pun di semua tempat. Menurut dia, perusahaan tetap harus menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home untuk sebagian pekerja.

    "Bila kantor terbiasa satu kantor beroperasi seribu orang maka 500 orang bekerja dari rumah, 500 orang bekerja di kantor," jelas dia.

    Prinsip ketiga, yaitu warga lanjut usia alias lansia, ibu hamil, dan anak-anak, khususnya yang memiliki penyakit, tak diizinkan mengikuti kegiatan tertentu. Dia tak merinci kegiatan yang dimaksud.

    Keempat, warga wajib memakai masker saat berada di luar rumah. Anies mempersilakan warga yang belum memiliki masker untuk meminta ke kelurahan setempat. Pemerintah DKI, lanjut dia, membagikan 20 juta masker gratis untuk seluruh warga Ibu Kota.

    "Sehingga tidak ada alasan tidak punya masker," ucapnya.

    Kelima, menjaga jarak aman minimal satu meter, mencuci tangan dengan sabun secara rutin, serta menerapkan etika batuk dan bersin. "Jadi ini adalah prinsip umum yang harus kita taati selama masa transisi ini," ujarnya.

    Anies memutuskan memperpanjang PSBB Jakarta hingga waktu yang tidak ditentukan sekaligus memasuki masa transisi. PSBB diperlonggar, salah satunya dengan mulai kegiatan sosial dan ekonomi. Namun, pemerintah DKI bakal memperketat pengendalian penyebaran Covid-19 di 66 RW yang masuk zona merah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setelah Wabah Virus Corona, Pemerintah Kini Waspadai Flu Babi

    Di tengah wabah virus corona, pemerintah Indonesia kini mewaspadai temuan strain baru flu babi. Flu itu pertama kali disinggung pada 29 Juni 2020.