Polisi Berikan 85.271 Teguran Terkait Pelanggaran PSBB Jakarta

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi berjaga saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bekasi tahap ketiga di Perbatasan Jakarta - Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 19 Mei 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Polisi berjaga saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bekasi tahap ketiga di Perbatasan Jakarta - Bekasi, Jawa Barat, Selasa, 19 Mei 2020. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Selama penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Jakarta, pada 13 April-03 Juni 2020, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya bersama TNI dan petugas Pemerintah Provinsi DKI telah memberikan 85.271 teguran kepada masyarakat yang melanggar. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari 33 check point dan 34 pos pantau di Ibu Kota, serta 45 lokasi pengecekan di wilayah penyangga.

    Adapun daerah penyangga yang di maksud merupakan Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, pelabuhan, serta bandara. Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, terdapat 41.428 teguran di pos pantau dan check point Ibu Kota, sementara 43.843 teguran lainnya di wilayah penyangga.

    Pelanggaran tak mengenakan masker paling banyak terjadi, di mana di Jakarta terdapat 19.376 teguran terkait hal tersebut dan 15.510 teguran di wilayah penyangga. Khusus di DKI Jakarta, jenis pelanggaran lain yang banyak terjadi adalah jumlah penumpang melebihi aturan 50 persen kapasitas kendaraan dengan 8.116 teguran dan tak memakai sarung tangan 6.682 teguran.

    Selanjutnya, yaitu berkendara tidak satu alamat 4.749 teguran, jarak penumpang dengan pengemudi 1.556 teguran, ojek online berpenumpang 447 teguran, pelanggaran jam operasional 250 teguran, serta suhu tubuh 62 teguran.

    Untuk wilayah penyangga, jenis pelanggaran lain selain tak mengenakan masker adalah jarak penumpang 8.873 teguran, jumlah penumpang melebihi 50 persen kapasitas kendaraan 6.958 teguran, berkendara bersama namun tidak satu alamat 6.029 teguran, tak mengenakan sarung tangan 3.299 teguran, suhu tubuh 1.419 teguran, ojek online berpenumpang 1.198 teguran, serta pelanggaran jam operasional 560 teguran.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Marah karena Tersulut Lambatnya Stimulus Kredit

    Presiden Joko Widodo geram karena realisasi anggaran penanganan pandemi masih minim. Jokowi marah di depan para menteri dalam sidang kabinet.