Anies Baswedan Terjunkan Satpol PP Awasi Perkantoran

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Satpol PP memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pengendara di ruas tol Jakarta-Cikampek, Karawang Barat, Jawa Barat, Selasa, 2 Juni 2020. Penyekatan dilakukan di 20 pos pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas Satpol PP memeriksa Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) pengendara di ruas tol Jakarta-Cikampek, Karawang Barat, Jawa Barat, Selasa, 2 Juni 2020. Penyekatan dilakukan di 20 pos pemeriksaan SIKM yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Tangerang. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengawasi perkantoran selama masa PSBB transisi. Mulai Senin ini, 8 Juni 2020 Pemprov DKI sudah mengizinkan membuka perkantoran secara bertahap dengan membatasi hanya 50 persen pegawai saja yang masuk.

    "Ini semua juga kami pantau. Tim kami dari Satpol PP juga akan memeriksa," kata Anies melalui rekaman suara yang diterima Tempo, Senin, 8 Juni 2020.

    Inisiator Gerakan Indonesia Mengajar itu memberikan kewenangan kepada perkantoran untuk mengatur karyawannya. Yang penting, kata Anies, perkantoran harus dibagi dua shift atau lebih agar tidak menumpuk.

    "Pagi ini jumlah orang yang berangkat juga tidak menumpuk. Mudah-mudahan ini suatu tanda bahwa kantor-kantor sudah mengatur begitu. Tapi kami akan memantau itu," ujar Anies Baswedan.

    Ia menambahkan bakal mengevaluasi kebijakan pembukaan perkantoran dengan 50 persen kapasitas. Menurut dia, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengevaluasi kebijakan secara menyeluruh terhadap pembukaan perkantoran di masa PSBB transisi ini.

    Gubernur menyatakan tidak akan mendatangi setiap perusahaan sebab ada ribuan perkantoran di Jakarta. "Kami akan bisa lihat dari jumlah kendaraan yang masuk Jakarta, yang bergerak di sekitar Sudirman-Thamrin," ucap Anies. "Kami akan lihat dari jumlah penumpang kendaraan umum. Dari situ nanti kita akan lihat overall-nya."

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.