209 Warga Paseban Jalani Rapid Test Rutin Kampung: Targetnya ODP

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test. ANTARA

    Ilustrasi rapid test. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 209 warga Kelurahan Paseban menjalani program pemeriksaan perdana rapid test untuk pengetesan Covid-19 bertajuk 'Rapid Kampung' secara rutin di Kecamatan Senen.

    "Rapid kampung ini sasarannya Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil dan orang-orang yang memiliki diabetes, sesak, atau dikenal komorbid," kata Kasatpel Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Puskesmas Kecamatan Senen, Erma Handayani, saat ditemui di sela-sela Rapid Kampung itu di Jakarta Pusat, Selasa, 9 Juni 2020.

    Menurut Erma, sistem pengetesan Covid-19, baik rapid test maupun tes usab (test swab) oleh Puskesmas Kecamatan Senen berguna untuk melakukan pencarian kasus positif Covid-19.

    "Kalau sebelumnya kita melakukan 'tracking' (pelacakan) dari kasus yang positif, sekarang kita lakukan 'screening' (pencarian). Jadi, langkah ini kita pakai sistem jemput bola. Tidak menunggu lagi,"kata Erma.

    Meski bertajuk 'Rapid Kampung' tidak hanya rapid test yang dilakukan petugas kesehatan, tes usab atau 'swab test' turut dilakukan untuk orang-orang yang berinteraksi ataupun tinggal di dekat kasus positif Covid-19.

    "Tadi ada anak-anak ikut, karena mereka kontak erat dari kasus- kasus yang reaktif atau tetangga yang dekat kasus yang positif," kata Erma.

    Rapid Kampung nantinya akan secara bergiliran dilakukan setiap Selasa dan Kamis di kelurahan-kelurahan yang ada di Kecamatan Senen.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.