Ditlantas: Volume Kendaraan Meningkat saat PSBB Transisi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepadatan kendaraan saat melintas di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat pagi, 5 Juni 2020. Arus Lalu Lintas di beberapa ruas jalan ibu kota pada hari pertama PSBB fase transisi terpantau padat oleh kendaraan masyarakat yang berangkat kerja menuju kantornya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepadatan kendaraan saat melintas di Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat pagi, 5 Juni 2020. Arus Lalu Lintas di beberapa ruas jalan ibu kota pada hari pertama PSBB fase transisi terpantau padat oleh kendaraan masyarakat yang berangkat kerja menuju kantornya. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Fahri Siregar mengatakan terjadi kenaikan volume kendaraan di jalan protokol Ibu Kota pada hari perdana pembukaan kantor di masa PSBB transisi, yakni Senin, 8 Juni 2020.

    "Tercatat ada 36.459 kendaraan yang melintas di Jalan Jenderal Sudirman dari Ratu Plaza ke arah Sarinah di Senin, 8 Juni 2020," ujar Fahri saat dikonfirmasi, Selasa, 9 Juni 2020.

    Sementara itu, kata Fahri, pada Senin, 1 Juni 2020 atau saat PSBB masih berlaku, jumlah kendaraan yang melintas di kawasan tersebut hanya 18.744 unit. Sehingga menurut Fahri, volume kendaraan yang melintas di kawasan tersebut pada Senin, 8 Juni 2020 meningkat 94,5 persen dibanding pekan sebelumnya.

    Fahri menambahkan, kenaikan jumlah kendaraan juga terjadi di Jalan MH Thamrin dari Sarinah mengarah ke Ratu Plaza. Pada Senin 1 Juni 2020, kata dia, jumlah kendaraan yang melintas di daerah tersebut sebanyak 8.246 unit. Sedangkan pada Senin, 8 Juni 2020, jumlah kendaraan yang melintas naik menjadi 16,663 unit.

    "Ada peningkatan meningkat 102,1 persen," kata dia.

    Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah mengumumkan bahwa Ibu Kota akan menerapkan PSBB transisi untuk menuju fase new normal atau kenormalan baru. Selama masa transisi ini, Anies berencana melakukan pelonggaran secara bertahap di sejumlah sektor. Pada tahap pertama, 5 Juni 2020, pelonggaran untuk kegiatan rutin di rumah ibadah, fasilitas olah raga luar ruangan, mobilitas kendaraan pribadi, angkutan umum massal dan taksi online.

    Pada tahap kedua, yakni 8 Juni 2020, kelonggaran di perkantoran, rumah makan, perindustrian, pergudangan, pertokoan-retail-showroom, bengkel, museum-galery, perpustakaan dan ojek online. Di tahap ketiga pada 13 Juni 2020, kelonggaran di UMKM binaan Pemprov DKI dan ruang terbuka publik. Berikutnya pada 15 Juni 2020, kelonggaran di pasar-mal-pusat belanja. Terakhir pada 20 Juni 2020, di Taman Rekreasi dan Kebun Binatang.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.