Upaya Anies Baswedan Jamin Pasar Tradisional Aman Selama Pandemi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) DPD DKI Jakarta Ellen Hidayat saat meninjau kesiapan Emporium Pluit Mall di Jakarta Utara yang akan kembali buka pada 15 Juni 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja (APPBI) DPD DKI Jakarta Ellen Hidayat saat meninjau kesiapan Emporium Pluit Mall di Jakarta Utara yang akan kembali buka pada 15 Juni 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan pihaknya sudah membuat beberapa protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh para penjual dan pengunjung pasar tradisional.

    Protokol Kesehatan ini untuk memastikan masyarakat tetap aman berbelanja ke pasar di tengah pandemi Corona alias Covid-19. 

    "Sebelum masuk (ke pasar), pengunjung akan dites suhu dan wajib mengenakan masker. Kemudian lalu-lalang orang akan dibuat 1 arah," ujar Anies Baswedan di Emporium Pluit Mall, Jakarta Utara, Kamis, 11 Juni 2020. 

    Selain itu, ia mengatakan jumlah kios yang buka di pasar tradisional hanya 50 persen saja setiap harinya. Jumlah tersebut mengikuti sistem ganjil genap nomor kios. Anies juga akan menempatkan petugas untuk mengawasi penerapan itu. 

    ADVERTISEMENT

    Anies Baswedan mengatakan aturan ini sudah mulai diterapkan di 153 pasar tradisional yang dikelola oleh Pemprov DKI Jakarta. "Ini (penerapan aturan protokol kesehatan di pasar) memang paling menantang," kata Anies. 

    Meskipun sudah memiliki perencanaan yang matang, Anies Baswedan mengatakan penerapan aturan ini tidak akan berjalan tanpa partisipasi aktif masyarakat. Ia meminta masyarakat melaporkan jika ada pengunjung atau pedagang yang tidak mematuhi protokol kesehatan di pasar tradisional, seperti misalnya pemakaian masker. 

    "Ini butuh kesadaran, makanya kita harus saling mengingatkan. Ini bukan soal menegakkan aturan, ini soal sehat atau tidak sehat," kata Anies. 

    Sebelumnya, Ketua Bidang Infokom DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Reynaldi Sarijowan mencatat sebanyak 51 pedagang di 6 pasar telah terjangkit Covid-19. Ia pun meminta pemerintah menerapkan dan pengawasi protokol kesehatan lebih ketat di pasar-pasar tradisional. 

    Adapun 6 pasar yang pedagangnya diketahui positif Covid-19, yakni

    1. Pasar Perumnas Klender, 20 pedagang positif Covid-19
    2. Pasar Mester, Jatinegara (1)
    3. Pasar Serdang, Kemayoran (9)
    4. Pasar Kedip, Kebayoran Lama (2)
    5. Pasar Rawa Kerbau, Cempaka Putih (14)
    6. Pasar Induk Kramat Jati (5).

    Anies Baswedan memastikan pihaknya akan segera menutup sementara pasar yang ditemukan kasus positif Covid-19.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Terlalu Cepat Makan, Bisa Berbahaya

    PPKM level4 mulai diberlakukan. Pemerintah memberikan kelonggaran untuk Makan di tempat selama 20 menit.