Polda Metro Ungkap 336 Kg Ganja Asal Aceh Diselundupkan di Sofa

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat meninjau Stasiun Gambir, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

    Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana saat meninjau Stasiun Gambir, Jumat (29/5/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

    TEMPO.CO, Jakarta -Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Timur mengungkap penyelundupan ganja seberat 336 kilogram asal Lhokseumawe, Aceh.

    Ganja dalam jumlah jumbo tersebut dikirim melalui kargo ke Jakarta.

    "Modusnya mereka mengemas ganja ini di dalam sofa dan memanfaatkan situasi Covid-19," ujar Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Nana Sudjana saat konferensi pers daring pada Jumat, 12 Juni 2020.

    Nana menjelaskan, pengungkapan kasus bermula saat polisi mendapatkan informasi dari salah satu petugas ekspedisi PT Tunas Antarnusa Muda atau TAM Cargo tentang adanya pengiriman satu set sofa berjumlah 6 koli pada Sabtu, 9 Mei 2020. Polisi kemudian memeriksa sofa tersebut dan menemukan narkoba di dalamnya.

    Menurut Nana, polisi melanjutkan penyelidikan dengan mengawal pengiriman ganja tersebut ke alamat tujuan menggunakan truk dari PT Tunas Anatarnusa Muda untuk mengetahui siapa pemiliknya. Dari informasi yang diterima polisi, penerima barang berinisial J dengan alamat di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

    "Setelah diselidiki, ternyata alamatnya fiktif," kata Nana.

    Nana mengatakan, nomor telepon yang tertera atas nama J juga tidak bisa dihubungi. Setelah sebulan ganja tersebut dikirim ke Cilandak, tidak ada satu pun orang yang mengambilnya.

    Menurut dia, polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mencari pengirim maupun pemesan ganja seberat 336 kilogram tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selamat Jalan KPK

    Berbagai upaya melemahkan posisi KPK dinilai tengah dilakukan. Salah satunya, kepemimpinan Firli Bahuri yang dinilai membuat kinerja KPK jadi turun.