Mau Wisata ke Kepulauan Seribu? Ini Pesan Asosiasi Wisata Selam

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah kapal penumpang milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta tujuan Pelabuhan Kaliadem - Kepulauan Seribu bersandar di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020.  ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Sejumlah kapal penumpang milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta tujuan Pelabuhan Kaliadem - Kepulauan Seribu bersandar di Pelabuhan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta, Ahad, 10 Mei 2020. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengelola pariwisata di DKI Jakarta menyiapkan sejumlah protokol kesehatan bagi para turis domestik maupun mancanegara yang akan tetirah ke Kepulauan Seribu.

    Ketua asosiasi usaha wisata selam Jabodetabek, Ebram Harimurti di Dermaga Ancol, Sabtu, 13 Juni 2020 mengatakan protokol kesehatan itu dibuat untuk memberikan keamanan bagi wisatawan selama pandemi Corona.

    Selain itu, protokol kesehatan dibuat agar warga Kepulauan Seribu yang menerima wisatawan dapat merasa aman dan nyaman. Jika itu tidak dibuat, warga juga tidak ingin menerima kunjungan wisatawan.

    "Tamu-tamu kita harapkan datang dengan sehat dan balik ke Jakarta dengan dalam keadaan sehat pula," harap Ebram.

    Ebram menjelaskan protokol kesehatan virus Corona (Covid-19) itu telah diajukan ke Pemprov DKI Jakarta dan sudah disetujui dalam bentuk surat keputusan.

    Dengan disetujuinya protokol kesehatan itu, pengelola pariwisata dan transportasi ke Kepulauan Seribu telah melakukan simulasi terkait pemberangkatan penumpang.

    "Saat dibukanya wisata pulau pada 20 Juni 2020 mendatang, semuanya sudah siap," harap Ebram.

    Para pengelola pariwisata terus melakukan koordinasi dengan semua pihak, untuk mencegah penyebaran virus Corona meluas di Kepulauan Seribu.

    Pemerintah DKI Jakarta telah membuka akses pariwisata menuju Kepulauan Seribu. Kebijakan itu didukung oleh pengelola transportasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.