Depok Belum Izinkan Bus AKAP dan AKDP Beroperasi Selama PSBB

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Terminal Jatijajar Depok. TEMPO/Ilham Tirta

    Terminal Jatijajar Depok. TEMPO/Ilham Tirta

    TEMPO.CO, Depok - Pemerintah Kota Depok hingga saat ini belum mengizinkan bus AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dari luar Jabodetabek masuk Terminal Jatijajar. Larangan juga berlaku untuk bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) karena masih masa PSBB Proporsional hingga 2 Juli 2020. 

    Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Jawa Barat Dadang Wihana menjelaskan Terminal Jatijajar di Jalan Raya Bogor baru akan dibuka kembali setelah PSBB Depok berakhir.

    "Sesuai hasil video conference BPTJ, Kemenhub dan para kadishub. Untuk Terminal Jatijajar dibuka kembali setelah PSBB proporsional berakhir," katanya di Depok, Senin 15 Juni 2020.

    Berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.304-Hukham/2020 Tentang Pemberlakuan PSBB Proporsional di daerah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi (Bodebek), pembatasan dimulai pada 5 Juni hingga 2 Juli 2020.

    Pemerintah Kota Depok secara resmi menghentikan sementara operasional Terminal Jatijajar yang berlokasi di Jalan Raya Bogor, Kecamatan Tapos, guna menekan penyebaran COVID-19.

    Terminal yang dikelola Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) ini, biasanya melayani operasional bus AKAP dan AKDP ke berbagai daerah tujuan luar kota.

    Kepala Badan Penyelenggara Tranportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B. Pramesti dalam keterangan tertulisnya menyebutkan dari sembilan terminal yang melayani bus AKAP terdapat dua terminal bus yang tetap belum melayani bus AKAP hingga saat ini yaitu Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

    Tujuh terminal yang sudah kembali melayani bus AKAP adalah Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan serta Terminal Bekasi.

    "BPTJ memutuskan untuk masih menunda pelayanan Bus AKAP di kedua terminal tersebut berdasarkan rekomendasi dari pemerintah daerah/gugus tugas di masing-masing wilayah terminal berada yaitu Kota Depok dan Kota Tangerang," ujarnya.

    Kedua wilayah tersebut, lanjut Polana, saat ini statusnya masih terus berjuang mengurangi tingkat penyebaran Corona Virus Disease-2019 (covid-19) menuju kondisi yang lebih baik.

    Polana menyampaikan bahwa pembukaan kembali layanan operasional Bus AKAP pada Terminal Jatijajar Depok dan Poris Plawad Tangerang akan dilakukan jika sudah mendapat rekomendasi dari pemerintah daerah atau gugus tugas. "Kami akan senantiasa berkomunikasi aktif dengan pemerintah daerah / gugus tugas di masing-masing wilayah, namun yang jelas kita semua memiliki semangat yang sama yakni memutus mata rantai penyebaran covid-19," katanya.



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.