Kebun Binatang Ragunan Buka Lagi, Ada Ratusan Orang Daftar Online

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang tanda jaga jarak fisik saat persiapan pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. Objek rekreasi sekaligus edukasi di selatan Jakarta ini akan dibuka kembali untuk umum mulai Sabtu, 20 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas memasang tanda jaga jarak fisik saat persiapan pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. Objek rekreasi sekaligus edukasi di selatan Jakarta ini akan dibuka kembali untuk umum mulai Sabtu, 20 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Satuan Pelaksana Promosi Kebun Binatang Ragunan, Ketut Widarsana, mengatakan telah menerima 106 calon pengunjung yang mendaftar pada hari pertama pembukaan kawasan konservasi itu. Rencananya, Ragunan akan kembali dibuka pada Sabtu, 20 Juni 2020.

    Pada fase pertama pembukaan Kebun Binatang Ragunan, pengelola hanya membatasi 1.000 pengunjung per hari. Fase pertama pembukaan bakal berlangsung hingga 28 Juni 2020. "Setelah sepekan akan dievaluasi dan kami akan meminta arahan pimpinan untuk kebijakan fase selanjutnya," kata Ketut saat dihubungi, Jumat, 19 Juni 2020.

    Selama masa PSBB transisi, Ragunan menerapkan pendaftaran online. Pendaftaran online telah dibuka mulai Jumat ini. Pendaftaran masuk Ragunan bisa dilajukan melalui google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR. Hingga pukul 11.00 WIB, jumlah pengunjung masih 106 orang.

    Selama masa PSBB transisi ini, Ragunan bakal beroperasi pada pukul 08.00-13.00 WIB selama Selasa-Minggu. Pelayanan verifikasi pendaftaran online di loket mulai dilakukan 08.00 -12.00 WIB. "Senin tetap diberlakukan hari libur satwa atau tidak menerima kunjungan," ujar Ketut. 

    Adapun akses pintu masuk pengunjung bisa melalui Pintu Utara di Jalan Harsono RM dan Pintu Barat di Jalan Kavling Polri Cilandak KKO. Selama beroperasi pada masa PSBB transisi ini, Ragunan melarang masuk anak berusia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia di atas 60 tahun.

    Selain itu, warga yang mempunyai penyakit seperti diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal dan penyakit komplikasi lainnya juga dilarang masuk. "Pengelola membolehkan pengunjung yang membawa tiker untuk duduk di taman," tutur Ketut.

    IMAM HAMDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.