7 Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berkunjung ke Ragunan Besok

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memeriksa tempat cuci tangan saat persiapan pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas memeriksa tempat cuci tangan saat persiapan pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Taman Margasatwa Ragunan besok akan kembali dibuka untuk umum. Kebun binatang milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu telah lebih dari dua bulan tutup sejak pandemi Covid-19 melanda.

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tempat wisata merupakan kegiatan yang dibuka paling akhir pada fase pertama pembatasan sosial berskala besar atau PSBB transisi.

    Berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman dan Produktif maka Taman Margasatwa Ragunan akan beroperasi kembali sesuai dengan fase yang telah ditetapkan.

    Petugas memasang tanda jaga jarak fisik saat persiapan pembukaan kembali Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2020. Objek rekreasi sekaligus edukasi di selatan Jakarta ini akan dibuka kembali untuk umum mulai Sabtu, 20 Juni 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Bagi yang ingin berkunjung ke Ragunan, berikut hal hal yang harus diperhatikan:

    1. Pengunjung Hanya Boleh yang Punya KTP DKI

    Taman Margasatwa Ragunan tidak membuka secara bebas pengunjung yang akan datang. Hanya mereka yang punya KTP DKI bisa masuk ke kebun binatang di Jakarta Selatan ini pada fase pertama yaitu 20-28 Juni 2020.

    "Warga di luar DKI belum bisa mengunjungi Ragunan selama fase pertama pembukaan," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Ragunan, Ketut Widarsana saat dihubungi, Jumat, 19 Juni 2020.

    2. 1.000 Pengunjung Saja

    Pada fase pertama pembukaan, Ragunan juga membatasi pengunjung hanya 1.000 orang per hari.

    3. Daftar Online

    Sekarang tak bisa langsung datang ke Ragunan dan membeli tiket masuk. Para pengunjung wajib mendaftar secara online terlebih dulu.

    Pendaftaran masuk Ragunan bisa dilajukan melalui google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR. Hingga Jumat, 19 Juni 2020 pukul 11.00 WIB, jumlah pengunjung masih 106 orang.

    4. Operasional Ragunan

    Ragunan akan beroperasi pukul 08-13.00 WIB selama Selasa-Minggu. Pada Senin tetap diberlakukan hari libur satwa.

    5. Pintu Masuk Ragunan

    Tidak semua pintu masuk Ragunan akan dibuka. Pengelola hanya membuka dua pintu masuk, yaitu di Pintu Utara yang ada di Jalan Harsono RM da Pintu Barat di Jalan Kavling Polri Cilandak KKO.

    Dua pintu tersebut bisa diakses lewat angkutan umum Transjakarta dan angkutan umum lainnya.

    6. Yang Dilarang Berkunjung

    Pengelola Ragunan melarang masuk pengunjung yang berusia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia di atas 60 tahun.

    Selain itu, warga yang mempunyai penyakit seperti diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal dan penyakit komplikasi lainnya juga dilarang ke Ragunan.

    Pembatasan ini untuk mencegah penularan kepada orang-orang yang berisiko tertular virus Covid-19.

    7. Tak Semua Wahana Buka

    Taman Margasatwa Ragunan tidak membuka seluruh wahana selama beroperasi pada fase pertama mulai 20-28 Juni 2020. Wahana yang masih ditutup saat mulai dibuka besok di antaranya Pusat Primata Schmutzer (PPS), Taman Satwa Anak, kuda tunggang, kuda bendi, kereta keliling, penyewaan sepeda, dan permainan anak.

    "Pembukaan wahana lain menunggu evaluasi pembukaan fase pertama," kata Ketut saat dihubungi, Jumat, 19 Juni 2020. Pengunjung, kata dia, hanya bisa menyaksikan satwa yang berada di kandang dan diharuskan menjaga jarak fisik.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dari Alpha sampai Lambda, Sebaran Varian Delta dan Berbagai Varian Covid-19

    WHO bersama CDC telah menetapkan label baru untuk berbagai varian Covid-19 yang tersebar di dunia. Tentu saja, Varian Delta ada dalam pelabelan itu.