HUT DKI Jakarta, Wagub DKI: Terasa Berbeda Dampak Pandemi Corona

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wagub DKI Ahmad Riza Patria dalam acara Ngobrol Bareng Tempo bertajuk

    Wagub DKI Ahmad Riza Patria dalam acara Ngobrol Bareng Tempo bertajuk "New Normal dan Masa Depan DKI", di Instagram Live tempodotco, Senin, 1 Juni 2020. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta -Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak warga untuk mensyukuri perayaan HUT DKI Jakarta ke-493 yang akan terasa berbeda dari sebelumnya.

    Menurut Wagub DKI Riza, perayaan yang serba virtual tidak mengurangi arti dan makna HUT DKI Jakarta.

    "Kita syukuri Jakarta akan memasuki usia ke-493, memang perayaan kali ini berbeda karena Covid-19. Tidak mengurangi arti dan makna daripada perayaan HUT Betawi ataupun kota Jakarta," kata dia dalam sambutannya yang disiarkan di Youtube Jakarta Tourism, Minggu, 21 Juni 2020.

    Kemarin  Wagub DKI Riza memberi sambutan acara Konser Amal Virtual yang berlangsung di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Hadir juga Kepala Dinas Kebudayaan DKI Iwan Wardhana dan Direktur Utama Perumda Pasar Jaya Arief Nasrudin.

    Acara dimulai pukul 16.00 WIB yang dapat dinikmati di Youtube Jakarta Tourism atau Betawi Bangkit. Acara itu sekaligus mengumpulkan donasi bagi seniman Betawi yang terdampak pandemi Covid-19.

    Riza menuturkan perayaan HUT DKI besok akan diramaikan dengan pelbagai kegiatan virtual. Mulai dari Gubernur Menyapa Warga hingga aktivitas yang diselenggarakan pihak mal secara daring.

    Tak cuma itu, dia melanjutkan, pemerintah DKI juga menggelar upacara. Upacara dijadwalkan berlangsung di halaman Balai Kota, Jakarta Pusat pukul 07.30 WIB. Kemudian dilanjtukan dengan perayaan HUT di DPRD DKI.

    "Mudah-mudahan kita bisa terus bersyukur menyikapi semua rangkaian kegiatan ini dan Betawi tetap maju, eksis, tetap memberi manfaat bagi kita semua," ucap politikus Partai Gerindra ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.