New Normal, Pengunjung Ragunan dan Ancol Naik Dua Kali Lipat

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung melihat sejumlah ikan pada akuarium raksasa di Sea World, Ancol, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2020 Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi COVID-19, kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung melihat sejumlah ikan pada akuarium raksasa di Sea World, Ancol, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2020 Setelah ditutup selama dua bulan akibat pandemi COVID-19, kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol kembali dibuka. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pengunjung Ragunan dan Ancol perlahan mulai merangkak naik pada hari kedua dibuka kembali, Ahad, 21 Juni 2020. Pada masa PSBB Transisi menuju New Normal, tempat wisata Jakarta mulai dibuka lagi sejak Sabtu 20 Juni 2020.

    Kenaikan jumlah pengunjung tempat wisata hingga dua kali lipat terpantau di Kebun Binatang Ragunan dan Taman Impian Jaya Ancol pada hari Ahad. Kepala Satuan Pelaksana Promosi Kebun Binatang Ragunan Ketut Widarsana mengatakan pada hari pertama Ragunan dibuka jumlah pengunjung hanya 328 orang.

    "Hari kedua Minggu kemarin naik dua kali lipat menjadi 766 pengunjung," kata Ketut melalui pesan singkat, Senin, 22 Juni 2020.

    Pada fase pertama pembukaan Kebun Binatang Ragunan, pengelola hanya membatasi 1.000 pengunjung ber-KTP DKI Jakarta per hari. Fase pertama pembukaan bakal berlangsung hingga 28 Juni 2020. "Setelah sepekan akan dievaluasi dan kami akan meminta arahan pimpinan untuk kebijakan fase selanjutnya," ucap Ketut sebelumnya.

    Selama masa PSBB transisi, Ragunan menerapkan pendaftaran online mulai Jumat pekan lalu. Pendaftaran masuk Ragunan bisa dilajukan melalui google form melalui link bit.ly/PesantiketTMR. 

    Selama masa PSBB transisi ini, Ragunan bakal beroperasi pada pukul 08.00-13.00 selama Selasa-Minggu. Pelayanan verifikasi pendaftaran online di loket mulai dilakukan 08.00 -12.00. "Senin tetap diberlakukan hari libur satwa atau tidak menerima kunjungan," ujar Ketut.

    Adapun akses pintu masuk pengunjung bisa melalui Pintu Utara di Jalan Harsono RM dan Pintu Barat di Jalan Kavling Polri Cilandak KKO. Selama beroperasi pada masa PSBB transisi ini, Ragunan melarang masuk anak berusia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia di atas 60 tahun.

    Selain itu, warga yang mempunyai penyakit seperti diabetes, jantung, TBC, gagal ginjal dan penyakit komplikasi lainnya juga dilarang masuk. "Pengelola membolehkan pengunjung yang membawa tikar untuk duduk di taman," kata Ketut.

    Pengelola Ancol juga menerapkan aturan yang sama terkait pengunjung. Pengunjung yang mempunyai penyakit penyerta dilarang berkunjung ke kawasan wisata di Jakarta Utara itu. Juru bicara Ancol, Rika Lestari, mengatakan jumlah pengunjung Ancol pada hari kedua dibuka untuk umum mengalami peningkatan hingga dua kali lipat.

    Berbeda dengan jumlah pengunjung Ragunan yang berada di kisaran ratusan orang, jumlah pengunjung Ancol mencapai ribuan orang. Pada hari pertama dibuka pengunjung mencapai 2.668 orang. Pada hari Ahad, pengunjung tembus hingga 4.605 orang. Pada hari pertama dibuka pengunjung mencapai 2.668 orang. Pada hari Ahad, pengunjung tembus hingga 4.605 orang. "Mengalami peningkatan," kata Rika melalui pesan singkat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ivermectin: Obat Cacing yang Digadang-gadang Ampuh dalam Terapi Pasien Covid-19

    Menteri BUMN Erick Thohir menilai Ivermectin dapat menjadi obat terapi pasien Covid-19. Kepala BPOM Penny K. Lukito menyebutkan belum ada penelitian.