4 Orang di Rusunawa Jati Rawasari Terkonfirmasi Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi rapid test. ANTARA

    Ilustrasi rapid test. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 2 warga penghuni Rusunawa Jati Rawasari, Cempaka Putih dan dua orang dari pihak pengelola terkonfirmasi positif Covid-19 usai menjalani tes cepat dan tes usap massal pada pekan lalu.

    "Iya yang positif langsung dibawa ke Wisma Atlet Kemayoran untuk penanganan lebih lanjut," kata Kepala Puskesmas Cempaka Putih Dicky Alsadik seperti dikutip Antara, Rabu, 24 Juni 2020.

    Dicky mengatakan hasil itu diperoleh dari 260 orang yang ikut dalam pengetesan COVID-19 massal di Rusun Jatirawasari pada Kamis, 18 Juni 2020.

    Sementara itu, Manager Rusunawa Jati Rawasari Kartono mengatakan pihaknya telah melakukan disinfeksi di kawasan tempat tinggal warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

    "Kemarin sudah kami semprot disinfektan biar steril. Mereka kan isolasi mandiri semua tuh abis ikut tes, nah kemarin yang hasilnya positif langsung di bawa ke Wisma Atlet," kata Kartono.

    Sementara itu untuk dua orang yang merupakan bagian dari pengelola Rusunawa Jati Rawasari dipastikan sudah mendapatkan penanganan khusus dari tenaga medis di kecamatan domisilinya.

    "Dua orang pengelola itu kan satu Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorang (PJLP) sama satu ASN, mereka tidak tinggal di Rusun kita jadi mereka langsung ditangani sama petugas puskemas di tempat mereka tinggal. Tapi dipastikan sudah isolasi mandiri mereka," kata Kartono.

    Sebelumnya, pada Kamis (18/6) sebanyak 221 warga Rusunawa Jati Rawasari menjalani tes cepat sebagai bagian dari kegiatan screening (pencarian) kasus positif Covid-19 di wilayah Kecamatan Cempaka Putih.

    Hal ini dilakukan agar penyebaran Covid-19 dapat lebih cepat diketahui sehingga virus asal Wuhan itu dapat dikendalikan oleh Pemerintah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.