Covid-19, DKI Siapkan Protokol Kesehatan Hewan Kurban

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KKP) Kota Solo melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di tempat penjualan hewan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Jumat 9 Agustus 2019. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan kondisi hewan yang dijual untuk keperluan kurban Hari Raya Idul Adha aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) untuk konsumsi. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Petugas Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan KKP) Kota Solo melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban di tempat penjualan hewan Mojosongo, Solo, Jawa Tengah, Jumat 9 Agustus 2019. Pemeriksaan tersebut untuk memastikan kondisi hewan yang dijual untuk keperluan kurban Hari Raya Idul Adha aman, sehat, utuh dan halal (ASUH) untuk konsumsi. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Darjamuni mengatakan pemerintah telah menyiapkan protokol kesehatan untuk penjualan, pemotongan hingga pendistribusian hewan kurban saat Hari Raya Idhul Adha 2020.

    Protokol kesehatan pemotongan hewan kurban akan diterapkan untuk mencegah penularan virus corona. "Sudah kami siapkan," kata Darjamuni melalui pesan singkat, Minggu, 28 Juni 2020.

    Darjamuni mengaku belum bisa menjelaskan protokol yang telah disiapkan pada saat pemotongan hewan kurban nanti. "Mau dipresentasikan dahulu di depan Pak Gubernur (Anies Baswedan) dan nanti segera disosialisasikan."

    Darjamuni menuturkan akan mempublikasikan protokol kesehatan hewan kurban selesai rapat dengan Anies pada Selasa, 30 Juni 2020. "Setelah itu kami sampaikan protokol kesehatannya."

    Juru bicara Masjid Istiqlal menyatakan belum menerima kepastian dari pengurus untuk menyelenggarakan pemotongan hewan kurban tahun ini. "Tahun ini belum tahu menerima atau tidak hewan kurban. Belum ada kepastiannya," kata Abu saat dihubungi, Ahad, 28 Juni 2020.

    Menurut Abu, penyelenggaraan pemotongan hewan kurban bisa ditiadakan karena karena dalam situasi pandemi virus corona dan adanya renovasi Isitiqlal. Jika nantinya diputuskan ada pemotongan hewan kurban di Istiqlal, kata dia, pengurus siap untuk melakukannya meski di tengah pandemi.

    Pengurus bakal memenuhi protokol kesehatan yang ditentukan pemerintah dalam pemotongan hewan kurban. Yang pasti, kata dia, nantinya pendistribusian bakal dikirim ke rumah warga langsung seperti tahun sebelumnya jika tahun ini diselenggarakan pemotongan hewan kurban.

    Tahun lalu, Istiqlal mendistribusikan lebih dari 5 ribu kantong hewan kurban ke warga DKI. "Kami masih menunggu arahan untuk menyelenggarakan atau tidak pemotongan hewan kurban. Sampai sekarang pun kami belum mendapatkan informasi protokol kesehatan saat proses pemotongan. "


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.