Jakpro Minta Bank DKI Bantu Proyek Jakarta International Stadium

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan 'Jakarta International Stadium' atau Stadion Bersih, Manusiawi dan Wibawa (BMW) di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 10 Maret 2020. Saat ini pembangunan proyek Stadion BMW yang akan memiliki kapasitas 80 ribu penonton tersebut telah mencapai tahap pekerjaan struktur bagian bawah dan struktur atas dengan persentase 19,6 persen. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan 'Jakarta International Stadium' atau Stadion Bersih, Manusiawi dan Wibawa (BMW) di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa 10 Maret 2020. Saat ini pembangunan proyek Stadion BMW yang akan memiliki kapasitas 80 ribu penonton tersebut telah mencapai tahap pekerjaan struktur bagian bawah dan struktur atas dengan persentase 19,6 persen. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, JakartaPT Jakarta Propertindo (Jakpro) meminta Bank DKI membantu pembiayaan proyek stadion Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW.

    “Kita sudah diskusi dengan Bank DKI, tinggal tunggu tanda tangan dan uang bisa cair,” kata Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto saat bertemu Komisi B DPRD DKI Jakarta di Jakarta, Senin 30 Juni 2020.

    Bantuan itu untuk menalangi dana penyertaan modal daerah (PMD) sebesar Rp1,2 triliun yang belum disalurkan hingga Juni 2020, sementara keuangan Jakpro hanya mampu bertahan hingga Juli 2020 untuk mengerjakan beberapa proyek penugasan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

    “Bagaimana proyek ini tidak berhenti dan pendanaan tetap jalan,” ujar Dwi.

    Dwi mengungkapkan Bank DKI telah menyetujui dana bantuan sebesar Rp1,1 triliun, namun masih menunggu penyelesaian proses administrasi. Diperkirakan, paling lambat uang akan cair pada pekan depan.

    Kucuran bantuan dana tersebut menurut Dwi, akan membuat Jakpro sedikit lega untuk persediaan dana hingga Desember 2020.

    Sementara itu, Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyatakan sesama BUMD milik Pemprov DKI Jakarta harus saling bersinergi untuk mengerjakan proyek strategis daerah.

    “Bank DKI punya dana yang cukup dan Jakpro kekurangan dana, mengapa tidak duduk bersama untuk mencari solusinya karena ini untuk kepentingan warga dan Pemda DKI,” kata Aziz.

    Aziz mengingatkan pengerjaan proyek pembangunan stadion yang akan menjadi kandang Persija Jakarta tersebut tidak berhenti atau mangkrak, karena nantinya akan membutuhkan dana besar untuk memulai kembali.

    Aziz mengharapkan Bank DKI sebagai BUMD dapat membantu pendanaan Jakpro sebelum PMD cair dari Pemprov DKI Jakarta.

    Direktur Keuangan Jakpro Yuliantina Wangsawiguna menjelaskan saat ini Jakpro sedang mengerjakan beberapa proyek penugasan daerah di antaranya Jakarta International Stadium (JIS) dan revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) yang dianggap turut membantu roda perekonomian daerah karena memberdayakan para pekerja dari DKI Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    11 Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan

    Banyak yang tidak mengetahui bahwa ubi jalar yang dianggap remeh ternyata banyak mempunyai manfaat. Berikut sejumlah manfaat ubi jalar.