4 Pengendara Sepeda di Bundaran HI Kena Hipnotis, 2 Ponsel Raib

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin pada Ahad, 28 Juni 2020, dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Warga mengayuh sepedanya saat melintas di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta resmi meniadakan kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Sudirman-Thamrin pada Ahad, 28 Juni 2020, dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Kejahatan terhadap pengendara sepeda di Ibu Kota kembali terjadi. Kali ini modusnya dengan hipnotis.

    Peristiwa ini dialami 4 orang remaja putri yang tengah bersepeda di kawasan Bundaran Hotel Indonesia pada Senin malam, 29 Juni 2020.

    Kepala Unit Reskrim Polsek Menteng Komisaris Polisi Gozali Luhulima membenarkan peristiwa tersebut.

    Ia mengatakan, empat anak tersebut awalnya dihampiri seorang pria pada saat duduk beristirahat dari kegiatan bersepeda di wilayah Bundaran HI.

    "Mereka diminta ikut karena dibilang, hati-hati di kawasan HI rawan. Karena kepandaian atau kelihaian ucapan pelaku yang berbuntut korban nurut ngikut ajakannya," kata Gozali Luhulima, Selasa, 30 Juni 2020.

    Pelaku kemudian membawa empat pesepeda itu ke Jalan Maluku. Disela-sela obrolan, pelaku itu meminta telepon genggam milik dua orang anak dengan dalih agar para remaja putri itu tetap aman.

    "Pas di Jalan Maluku itu, tidak lama setelah berhasil mendapat handphone korban, pelaku langsung melarikan diri," ujar Gozali.

    Keempat anak yang masih berada di bawah pengaruh hipnotis, tidak mengejar pelaku dan justru memilih duduk di pinggir jalan karena masih merasa aman.

    Anak-anak itu akhirnya dihampiri petugas yang sedang berpatroli dan menanyakan kondisi keempatnya yang termenung sembari duduk di pinggir trotoar.

    "Pas sadar langsung menceritakan bahwa mereka baru saja dihipnotis. Kemudian petugas membawa mereka ke Polsek Metro Menteng. Pengakuan korban mereka menyerahkan dua HP," kata Gozali.

    Para korban akhirnya menghubungi orang tuanya untuk dijemput, namun para orang tua itu memilih untuk kasus itu tidak dilaporkan.

    Kejadian itu diunggah dalam akun instagram @info_jakartapusat yang mencantumkan bahwa pencurian dengan modus hipnotis itu terjadi pada pukul 19.30 WIB.

    Selama masa PSBB transisi pengguna sepeda di Ibu Kota jumlahnya meningkat. Pemerintah DKI menyebut peningkatan mencapai 1.000 persen. Sebelumnya peristiwa kejahatan terhadap pesepeda juga terjadi di kawasan Jalan Panglima Polim. Peristiwa yang juga terjadi pada malam hari itu mengakibatkan seorang pesepeda terluka dan handphone korban dibawa kabur. Pelaku begal pesepeda itu sudah ditangkap.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.