PSBB Transisi, Anies: Kita Umumkan Menjelang 2 Juli 2020

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin, 15 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kepadatan penumpang di Stasiun Bogor dan penyediaan layanan bus gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bogor untuk penumpang KRL Commuter Line pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA

    Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (ketiga kanan) bersama Wali Kota Bogor Bima Arya (kedua kiri) dan Direktur Keuangan PT KAI (Persero) Rivan A Purwantono (kiri) meninjau penumpang KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Senin, 15 Juni 2020. Gubernur DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja untuk meninjau kepadatan penumpang di Stasiun Bogor dan penyediaan layanan bus gratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bogor untuk penumpang KRL Commuter Line pada masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta- Guberbur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan tengah menyiapkan hasil evaluasi penerapan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi. Adapun PSBB transisi diberlakukan hingga Kamis 2 Juli 2020. 

    "Inshaallah kan sampai tanggal 2 Juli. Jadi berakhir tanggal 2 Juli nanti akan kami umumkan sebelum atau pas tanggal 2-nya," ujar Anies saat ditemui di Balai Kota, Selasa 30 Juni 2020.

    Anies mengatakan saat ini tim Gugus Tugas DKI masih memperbaharui data dari penerapan PSBB transisi yang sudah diterapkan sejak 5 Juni 2020 lalu. Namun Anies enggan menjelaskan lebih lanjut.

    "Justru sekarang itu datanya lagi diupdate yang terbaru supaya ketika kami mengumumkan dengan informasi yang akurat," ujarnya.

    Sebelumnya Anies menyebutkan salah satu perkembangan dari penerapan PSBB transisi yaitu pandemi Covid-19 di Jakarta mulai terkendali. Hal tersebut kata dia terlihat dari angka positive rate Covid 19 di Jakarta sudah berada di bawah standar 10 persen WHO, sehingga kota Jakarta memutuskan untuk mulai menerapkan transisi pada awal bulan lalu.

    Mantan menteri pendidikan itu mengatakan dalam sebulan terakhir positive rate di Jakarta rata-rata sudah 5 persen, bahkan beberapa hari terakhir sudah semakin turun. "Jakarta alhamdulillah sudah satu bulan ini angka positifnya rata-rata 5 persen Bahkan dua hari ini 3,8 persen. Artinya kondisi di Jakarta sudah makin terkendali," ujarnya dalam doa HUT DKI secara virtual 25 Juni 2020 lalu.

    Namun, kata dia, meski sudah terkendali tapi kasus positif masih terus ditemukan karena virusnya masih ada sehingga potensi penularan masih bisa terjadi. Dia tetap mengingatkan warga untuk tetap waspada.

    "Ini belum selesai tantangannya lebih besar ke depan. Kita perlu lebih disiplin untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, memakai jarak, menjauhi kerumunan," ujar Anies.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.