Jumlah Pengguna Kendaraan Pribadi Sudah Mendekati Masa Normal

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arus lalu lintas mulai terlihat padat pada masa transisi di DKI Jakarta, Senin, 15 Juni 2020. Kemacetan terjadi mulai dari pintu gerbang tol Lebak Bulus menuju Bundaran Pondok Indah, Jakarta. Tempo/Nurdiansah

    Arus lalu lintas mulai terlihat padat pada masa transisi di DKI Jakarta, Senin, 15 Juni 2020. Kemacetan terjadi mulai dari pintu gerbang tol Lebak Bulus menuju Bundaran Pondok Indah, Jakarta. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Susilo Dewanto mengatakan jumlah pengguna kendaraan pribadi di Ibu Kota pada saat ini sudah mendekati periode sebelum pandemi Covid-19 atau sudah mencapai 96 persen.

    "Kondisinya saat ini tinggal 4 persen lagi menuju masa normal (sebelum pandemi)," ujar Susilo saat diskusi virtual pada Selasa, 30 Juni 2020.

    Susilo mengatakan, masa sebelum Covid-19 itu ada di bulan Februari dan awal Maret 2020. Angka volume kendaraan pribadi sebesar 96 persen tersebut diambil dari sampel di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

    "Inilah yang menjadi kekhawatiran pengguna angkutan umum, apakah siap atau cukupkah angkutan umum yang tersedia," ujar Susilo.

    Naiknya jumlah pengguna kendaraan pribadi itu sejalan dengan menurunnya jumlah pengguna kendaraan umum seperti Transjakarta. Dia berujar pengguna Transjakarta di koridor BRT turun dari 484 ribu penumpang per hari saat pandemi menjadi 132 ribu penumpang per hari saat ini atau ketika pandemi. Sedangkan MRT berkurang dari 85 ribu orang per hari menjadi 12 ribu orang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.