Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Bertambah 168 Orang

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pedagang menggunakan masker dan pelindung wajah di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan penutupan di Pasar Tanah Abang akan dilakukan sesuai zona ditemukannya kasus Covid-19. Langkah ini diambil guna meminimalisir kontraksi ekonomi di masa pandemi. Sebelumnya dari hasil tes usap yang dilakukan oleh Puskesmas Tanah Abang diketahui sebanyak 2 orang terkonfirmasi positif di Blok A Pasar Tanah Abang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pedagang menggunakan masker dan pelindung wajah di Pasar Tanah Abang Blok A, Jakarta, Selasa, 30 Juni 2020. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan penutupan di Pasar Tanah Abang akan dilakukan sesuai zona ditemukannya kasus Covid-19. Langkah ini diambil guna meminimalisir kontraksi ekonomi di masa pandemi. Sebelumnya dari hasil tes usap yang dilakukan oleh Puskesmas Tanah Abang diketahui sebanyak 2 orang terkonfirmasi positif di Blok A Pasar Tanah Abang. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah pasien sembuh Covid-19 pada hari Rabu 1 Juli 2020 bertambah 168 orang, namun kasus positif naik 204 orang, dan korban meninggal bertambah empat orang.

    Angka penambahan pasien sembuh di DKI Jakarta tersebut merupakan peningkatan yang lebih rendah daripada data sebelumnya. Pada hari Selasa, pasien sembuh tercatat 394 orang.

    Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta, Rabu, pasien sembuh Covid-19 tercatat 6.680 orang. Kasus positif 11.482 orang, dan korban meninggal 644 orang.

    Sebanyak 889 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.269 orang melakukan isolasi mandiri di rumah.

    Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Weningtyas Purnomorini di Balai Kota Jakarta menyebutkan orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 27.037 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 17.843 orang.

    Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga menyatakan sampai 29 Juni 2020 sudah ada 313.450 sampel yang telah diperiksa dengan tes polymerase chain reaction (PCR). Untuk tes PCR pada tanggal 30 Juli 2020, tercatat 4.616 orang. Dari 3.277 tes PCR, diperoleh hasil 204 positif dan 3.073 negatif.

    Dalam meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode tes cepat dan Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Pemprov DKI membangun Laboratorium Satelit Covid-19 yang berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020. Pada saat ini jejaringnya ada sebanyak 45, atau bertambah 4 laboratorium pemeriksa COVID-19.

    Weningtyas menyebutkan total 238.796 orang telah menjalani rapid test. Persentase positif Covid-19 sebesar 3,5 persen dengan perincian 8.326 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 230.470 orang nonreaktif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.