Ridho Ilahi Pakai Sabu Selama Setahun karena Stres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto yang diunggah Ridho Ilahi di media sosialnya sebelum ditangkap polisi pada Januari 2019. Sebagai aktor, Ridho telah membintangi ratusan judul FTV, salah satunya berjudul Suami yang Tak Dianggap. Instagram/@Ridhoilahireal

    Foto yang diunggah Ridho Ilahi di media sosialnya sebelum ditangkap polisi pada Januari 2019. Sebagai aktor, Ridho telah membintangi ratusan judul FTV, salah satunya berjudul Suami yang Tak Dianggap. Instagram/@Ridhoilahireal

    TEMPO.CO, Jakarta - Artis FTV Ridho Ilahi diketahui menggunakan narkoba karena stres. Hal ini diungkapkan Kepala Satuan Narkoba Polres Jakarta Barat Komisaris Ronaldo Maradona.

    Menurut Ronaldo, Ridho mengaku sudah menggunakan barang haram itu sejak setahun yang lalu.

    "Alasannya (memakai sabu) untuk menghilangkan stres karena banyak pikiran," ujar Ronaldo saat dikonfirmasi, Kamis, 2 Juni 2020.

    Saat diperiksa, Ridho mengaku mengonsumsi sabu terakhir kali seminggu sebelum ditangkap polisi. Ia mengaku stresnya hilang saat menghisap kristal sabu.

    Dari tangan sang artis, polisi menyita sabu dengan berat 0,52 gram. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap Ridho karena hasil tes urine menyatakan Ridho negatif mengkonsumsi narkotika.

    Sebelumnya, Ridho Ilahi ditangkap di rumahnya yang berada di kawasan Cibubur, Jakarta Timur karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu pada Rabu siang kemarin. Saat diringkus, Ridho tengah bersama seorang wanita berinisial NT dan seorang pria berinisial S yang merupakan sopirnya.

    Mengenai identitas wanita yang bersama Ridho saat penangkapan, Ronaldo enggan membeberkannya. "Saya no comment. Itu masih dalam pemeriksaan kami. Jadi masih kami dalami peran dari dua orang lain yang ditangkap atau yang kami amankan," kata Ronaldo.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.