3 Hari Dijaga TNI, Pasar Tomang Barat Kembali Dibuka

Reporter:
Editor:

Clara Maria Tjandra Dewi H.

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas medis bersiap melaksanakan tes swab di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020. Di sejumlah pasar tradisional di Jakarta sempat ditemukan pedagang yang reaktif dan positif virus corona. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Petugas medis bersiap melaksanakan tes swab di Pasar Tasik, Jakarta, Kamis, 2 Juli 2020. Di sejumlah pasar tradisional di Jakarta sempat ditemukan pedagang yang reaktif dan positif virus corona. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaPasar Tomang Barat atau dikenal dengan Pasar Kopro, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, kembali dibuka setelah ditutup selama tiga hari mulai Senin 29 Juni 2020.

    Penutupan Pasar Kopro selama tiga hari karena empat pedagang pasar dinyatakan positif Covid-19.

    "Sebelum pasar ditutup juga dijaga sama petugas keamanan, Satpol PP dan TNI. Alhamdulillah, enggak ada satu pun pedagang yang nekat untuk jualan," ujar Asisten Usaha dan Operasi Pasar Kopro, Nurchojin di Jakarta, Kamis 2 Juli 2020.

    Saat pasar ditutup, pedagang yang hendak masuk ke area pasar pun langsung didatangi petugas dan diminta agar tak masuk ke dalam untuk menjamin pasar aman dan bebas penularan virus.

    Aktivitas pasar kembali berjalan secara normal dengan mengedepankan protokol kesehatan mulai dari memperhatikan jalur keluar masuk, pemakaian masker dan mencuci tangan.

    Hampir semua kios dan lapak di area pasar telah dibuka. Pembeli yang ingin berbelanja harus dipastikan masuk dalam keadaan sehat.

    Pedagang sayur-mayur, daging dan bumbu dapur, paling banyak didatangi oleh pembeli. Toko-toko kosmetik dan peralatan masak, juga tampak ramai saat buka.

    Selain Pasar Tomang Barat, Pasar Pluis atau dikenal dengan Pasar Bintang Mas di Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, juga dibuka kembali hari ini. 

    Pasar Bintang Mas ditutup pada Ahad, 28 Juni ketika hasil tes swab menunjukkan tujuh orang positif virus corona. Selama pasar ditutup, pasar dijaga petugas agar tidak ada yang masuk. Tiga anggota Satpol PP memarkir mobil patroli di sisi kiri pasar, pintu toko-toko setempat tertutup rapat.

    Ketika melewati Pasar Bintang, Rabu siang, hanya satu toko yang di dalamnya ada tiga orang pria remaja. "Ini lagi beres-beres soalnya besok sudah mulai normal," kata seorang pedagang.

    IHSAN RELIUBUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penjelasan Bamsoet Terkait Aturan Kepemilikan Senjata Api 9mm

    Bamsoet meluruskan pernyataan terkait usul agar Polri memperbolehkan masyarakat memiliki senjata api 9mm untuk membela diri. Mengacu pada aturan.