Polemik PPDB DKI, Orang Tua Minta Jokowi Turun Tangan

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Puluhan massa yang menamakan dirinya Relawan PPDB DKI 2020 melakukan aksi demo di Taman Pandang, Monas, Jakarta, Jumat 3 Juli 2020. Aksi protes oleh puluhan massa terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021. Massa yang sebagian besar adalah para wali murid yang putra putrinya tidak diterima di sekolah negeri karena sistem PPDB 2020/2021 yang dianggap menyulitkan. Massa membawa spanduk dan poster-poster berisi tuntutan seperti batalkan PPDB DKI, tolak sistem zonasi dan hapus parameter usia dalam jalur zonasi. TEMPO/Subekti.

    Puluhan massa yang menamakan dirinya Relawan PPDB DKI 2020 melakukan aksi demo di Taman Pandang, Monas, Jakarta, Jumat 3 Juli 2020. Aksi protes oleh puluhan massa terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020/2021. Massa yang sebagian besar adalah para wali murid yang putra putrinya tidak diterima di sekolah negeri karena sistem PPDB 2020/2021 yang dianggap menyulitkan. Massa membawa spanduk dan poster-poster berisi tuntutan seperti batalkan PPDB DKI, tolak sistem zonasi dan hapus parameter usia dalam jalur zonasi. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Puluhan orang tua siswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta. Mereka meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi turun tangan ihwal polemik Penerimaan Peserta Didik Baru atau PPDB DKI 2020. 

    “Kami bermaksud menyampaikan ini kepada Presiden agar segera ditangani. Besar harapan kami kiranya Bapak Presiden Jokowi mengabulkan tuntutan kami demi terciptanya keadilan dan setara," ujar koordinator aksi, Rudi, di depan para orang tua murid, Jumat, 3 Juli 2020. 

    "Kami akan terus berjuang, meski tidak ada tanggapan dari pihak istana. Mungkin lewat jalur hukum”, kata Rudi. 

    Sebelumnya, para relawan PPDB ini juga telah melakukan aksi di depan Dinas Pendidikan dan Balai Kota Jakarta. Menurut Rudi, pertemuan itu tidak memberikan hasil sesuai keinginan para orang tua.

    “Dari awal kami tuntut syarat usia PPDB 2020 dibatalkan. Aspirasi kami tidak didengarkan, kasihan para orang tua ini”, tutur Rudi. 

    Hingga kini belum ada pihak Istana yang menemui massa yang menolak syarat usia di PPDB DKI. Sementara itu, pasukan pengamanan dari kepolisian juga terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi.

    GABRIEL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sembilan Hakim MK Terbelah dalam Putusan Uji Materil UU Cipta Kerja

    Mahkamah Konstitusi mengabulkan permohonan uji formil UU Cipta Kerja. Ada dissenting opinion.