RSUI Imbau Anak-anak Tidak Dibawa ke Tempat Keramaian, Apa Saja?

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu berbicara dengan anak. Pixabay.com/Mohamed Hassan

    Ilustrasi ibu berbicara dengan anak. Pixabay.com/Mohamed Hassan

    TEMPO.CO, Depok -Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) keluarkan himbauan kepada orang tua agar tetap menjaga anak-anaknya agar tidak dibawa ke tempat keramaian.

    Humas RSUI, Kinanti mengatakan tingkat kerawanan terpaparnya Covid-19 pada anak-anak lebih tinggi ketimbang orang dewasa. “Kami mengedukasi berdasarkan data dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI),” kata Kinan kepada Tempo, Sabtu 4 Juli 2020.

    Kinan mengatakan berdasarkan data IDAI per 18 Mei 2020, disebutkan sekitar 584 anak dinyatakan positif mengidap Covid-19 dan 14 anak di antaranya meninggal dunia.

    Sementara itu, jumlah anak yang meninggal dunia dengan berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 berjumlah 129 orang dari 3.324 anak yang dinyatakan sebagai PDP.

    “Mengingat saat ini kita telah memasuki masa PSBB transisi, bukan berarti anak bisa bebas keluar rumah untuk bermain,” kata Kinan.

    Kinan mengatakan orang tua harus mengawasi anak dan tidak membawa anak ke tempat-tempat yang ramai.“Beberapa tempat yang harus dihindari seperti mal, daycare, taman bermain, kebun binatang, pantai, arena olahraga, dan pasar tradisional,” kata Kinan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.