Penumpang KRL Bertambah Lagi, KCI: Antrean Semakin Panjang

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi KRL/TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ilustrasi KRL/TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Vice President Corporate Communications PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba mengatakan, antrean penumpang KRL atau KRL mengular lebih panjang ketimbang hari-hari sebelumnya. "Di sejumlah stasiun terpantau pengguna semakin panjang," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 Juli 2020.

    Di Stasiun Bogor misalnya, antrean sejak pukul 05.30 WIB sudah sampai ke halaman parkir stasiun.

    Menurut Anne, kondisi serupa juga terjadi di stasiun lain, yakni Cilebut, Bojonggede, Bekasi, dan Rangkasbitung. Antrean panjang ini sejalan dengan bertambah banyaknya jumlah penumpang.

    PT KCI mencatat 166.044 orang naik KRL Jabodetabek hingga pukul 10.00 hari ini. Angka ini, tutur Anne, meningkat tujuh persen ketimbang Senin pekan lalu untuk jam yang sama.

    Dia menyinggung kembali soal jam kerja karyawan. PT KCI mengharapkan kerja sama dari berbagai pihak agar diterapkan pengaturan jam kerja karyawan sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 8 Tahun 2020. Dengan begitu, mobilitas calon penumpang dapat tersebar di waktu yang berbeda.

    "Pengaturan jam kerja dengan sistem shift ini menjadi solusi paling memungkinkan saat ini untuk mengurai kepadatan di tengah jumlah pengguna yang bertambah 9-10 persen setiap pekannya sejak PSBB transisi," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tujuh Mitos Tentang Garam dan Bagaimana Cara Mensiasatinya

    Tidak makan garam bukan berarti tubuh kita tambah sehat. Ada sejumlah makanan dan obat yang kandungan garamnya meningkatkan risiko serangan jantung.