Polisi Terapkan Masa Berlaku SIM Tak Mengikuti Tanggal Lahir

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta menerima Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 2 JUni 2020. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sebelumnya dihentikan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Peserta menerima Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Daan Mogot, Jakarta, Selasa 2 JUni 2020. Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya kembali membuka layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sebelumnya dihentikan akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan saat ini masa berlaku surat izin mengemudi (SIM) tidak mengikuti tanggal lahir. "Masa berlaku SIM akan berdasarkan tanggal pencetakan SIM," kata Sambodo saat dihubungi, Rabu, 8 Juli 2020. 

    Penerapan aturan ini, kata Sambodo, mengatakan perubahan itu sudah berlangsung sejak Oktober 2019. "Ketentuan ini berlaku sejak 7 Oktober 2019 dan berdasarkan ketentuan yang tertera di Perkap 9 tahun 2012."

    Aturan ini dipertegas dengan diterbitkannya surat telegram rahasia dari Korlantas Polri nomor ST/2664/X/Yan.1.1./2019. Masih banyak masyarakat yang tak mengetahui aturan ini. 

    Meskipun aturannya berubah, Sambodo mengatakan masa berlaku SIM tetap dibuat lima tahun. Masyarakat tetap harus memperpanjang SIM seperti pada kebijakan Korlantas Polri sebelumnya. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anggaran Rp 28,5 Triliun untuk Gaji Ke-13 di Bulan Agustus 2020

    Pemerintah menyalurkan gaji ke-13 PNS pada Senin, 10 Agustus 2020. Ada sejumlah kelompok yang menerima gaji itu dari anggaran Rp 28,5 triliun.